Polisi Masih Cari Keberadaan Astrid

ARY/BE
Nurhayati saat menunjukkan foto cucunya Astrid Aprilia yang hilang atau tidak pulang ke rumah mereka di Kelurahan Sukaraja Kecamatan Curup Timur sejak 8 November lalu.

CURUP, bengkuluekspress.com – Setelah satu bulan lebih menghilang yaitu pada 8 November 2019 lalu, saat ini jajaran kepolisian dari Polres Rejang Lebong masih mencari keberadaan Astrid Aprilia (15) warga Gang Palm Kelurahan Sukaraja Kecamatan Curup Timur.

“Hingga saat ini keberadaan Astrid yang hilang satu bulan lalu masih terus kita cari,” sampai Kapolres Rejang Lebong, AKBPB Jeki Rahmat Mustika SIK melalui Kasat Reskrim AKP Andi Kadesma SIK saat dikonfirmasi Selasa (10/12) kemarin.

Menurut Kasat Reskrim, hingga kemarin pihaknya belum bisa menemukan keberadaan Astrid karena petunjuk terkait dengan keberadaan Astrid tersebut masih sangat minim. Hanya saja menurut Kasat untuk memastikan keberadaan Astrid tersebut pihaknya akan terus berupaya untuk mencari keberadaannya. “Hingga saat ini kita masih terus lidik sampai ada titik terang terkait keberadaan Astrid,” tambah Kasat.

Sementara itu, untuk memastikan keberadaan Astrid, saat Bengkulu Ekspress menyambangi kontrakan yang selama ini digunakan Astrid bersama sang nenek Nurhati sebagai tempat tinggal mereka. Namun saat dikunjungi kontrakan dalam kondisi kosong, karena sang nenek sedang berada di luar rumah. “Nenek Astrid masih tinggal di sini, namun sekarang ia lebih sering ke rumah anaknya di Desa Air Meles Bawah,” sampai Yeyen (39) salah satu tetangga korban.

Hanya saja menurut Yeyen, hingga kemarin Astrid belum juga kunjung pulang, bahkan menurut Yeyen terkait dengan keberadaan Astrid sendiri pihak keluarga belum juga mengetahui keberadaannya. “Kalau yang saya tahu, hingga saat ini Astrid belum juga pulang dan belum diketahui keberadaannya,” tambah Yeyen.

Di sisi lain, Yeyen mengungkapkan sang nenek, sekarang lebih sering ke rumah anaknya di Desa Air Meles Bawah untuk menghilangkan kesedihannya, karena menurut Yeyen bila ia tinggal sendiri dikontrakan mereka, sang nenek sering teringat Astrid dan kerap menangis. Bahkan menurutnya beberapa Minggu pasca Astrid menghilang sang nenek sempat menangis kencang dan membuat para tetangga sempat kaget.

“Kalau nenek bersama anaknya, setidaknya dia akan kegiatan sehingga ia tidak mengingat Astrid terus,” jelasnya.

Untuk diketahui, Astrid meninggalkan rumah pada Jumat (8/11) lalu sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu ia berpamitan dengan neneknya untuk mencetak tugas sekolahnya di salah satu tempat foto copy tak jauh dari rumahnya. Saat keluar rumah tersebut korban menggunakan sepeda motor Honda Scoppy warna hitam dengan garis meras dengan nomor polisi BD 3640 KV. Sedangkan pakaian yang digunakannya adalah kaos garis-garis yaitu merah, hitam dan putih, kemudian menggunakan celana hitam dan jilbab hitam. Sejak saat itu Astrid tak pulang dan belum diketahui keberadaanya hingga kemarin. (251)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*