Polisi Kawal Eksekusi Agusrin

RATU SAMBAN, BE – Segala persiapan telah dilakukan untuk melakukan eksekusi terhadap Gubernur Bengkulu nonaktif, Agusrin M Najamudin. Selain melakukan pencekalan, pihak Kejari Bengkulu juga sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian serta instansi TNI untuk melakukan eksekusi tersebut.Namun Kajari Bengkulu, H Suryanto SH, enggan berkomentar ketika dikonfirmasi masalah tersebut. “Kalau itu saya tidak berani komentar, langsung saja ke Kejati ya..,” elak Kajari.Sementara informasi yang diperoleh BE, pihak Kejari yang merupakan eksekutor kasus tersebut telah beberapa kali melakukan koordinasi serta menyurati Polres dan Kodim Bengkulu untuk permohonan dilakukan pengawalan serta pengamanan jalannya eksekusi terhadap Gubernur Bengkulu nonaktif Agusrin M Najamudin. Beberapa hari lalu pihak Kejari juga telah melayangkan surat panggilan kepada terpidana Agusrin M Najamudin untuk bisa hadir pada hari ini, Senin (2/4).”Surat permohonan bantuan pengamanan ke Polres, Brimob dan Kodim telah kami buat dan dikirimkan,” ujar sumber yang enggan namanya disebutkan.Terlepas dari itu, Kapolres Bengkulu AKBP H Joko Suprayitno SST MK melalui Kabag Ops Kompol Teddy Ristiawan SIK Minggu (1/4) sekitar pukul 13.05 WIB ketika dikonfirmasi melalui Ponselnya, menyatakan kesiapannya untuk melakukan pengawalan dan penjagaan. Terhadap permohonan Kajari Bengkulu untuk mengeksekusi Agusrin M Najamudin. Dijelaskan juga, pihaknya pada dasarnya selalu siap mengayomi dan melakukan pengamanan.”Jika kita tidak diminta maka kita juga tidak akan melakukan pengawalan dan pengamanan dalam eksekusi tersebut,” terangnya.

Terpisah Presiden BEM UMB Sony Taurus ikut berkomentar terkait jalannya eksekusi yang segera dilakukan Kejari Bengkulu. Bahkan, secara pribadi dirinya akan melakukan pencukuran rambutnya (botak). Hal ini dilakukan sebagai bentuk syukur dan wujud dari kelelahan pihaknya dalam melakukan pengawalan dari kasus Agusrin M Najamudin. Tidak hanya itu, jika Agusrin M Najamuddin berhasil di masukkan kelapas kelas II A pihaknya juga akan melakukan sweeping terhadap seluruh foto-foto Agusrin yang masih terpampang di setiap gedung yang ada di Bengkulu ini.”Jika masuk Lapas, kita akan mengirimkan karanggan bunga besar ke Lapas Kelas II A Bengkulu nantinya,” ujarnya kepada BE. (333)