Polda Salurkan Bantuan Kepada Sopir dan Kernet Bus di Kota Bengkulu

FOTO RIFKY/BE – Sebanyak 30 orang terdiri dari sopir dan kernet bus terima bantuan dari Polda Bengkulu

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Direktorat Lalu Lintas Polda Bengkulu, Kamis ( 11/6) menyalurkan bantuan beras sebanyak 150 kg kepada 30 orang terdiri dari supir bus dan kernet yang ada di salah satu Pool perusahaan bus yang ada di Kota Bengkulu.

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno, S.Sos., M.H mengatakan, penyaluran bantuan beras kepada sopir dan kernet bus dipimpin langsung Dir Lantas Polda Bengkulu AKBP Budi Mulyanto.

Bantuan tersebut merupakan kepedulian Polri kepada warga yang terdampak Covid–19 yang saat ini masih menjadi pandemi serta menyambut Hari Bhayangkara ke – 74 yang akan di peringati pada tanggal 1 Juli 2020 nanti.

”Ini wujud kepedulian Polri kepada masyarakat, dan juga menyambut peringatan Hari Bhayangkara ke–74. Mereka sudah lama memganggur akibat tidak bisa melintasi antar Provinsi,” ujar Sudarno, Kamis (11/6).

Sementara itu, salah satu pemilik perusahaan bus di Bengkulu William Suliawan mengucapkan terima kasih kepada Polda Bengkulu dan jajaran yang sudah memperhatikan rakyat kecil.

“Kita berterima kasih kepada Polri atas bantuannya yang diberikan kepada para supir kami, semoga semakin jaya dan tetap hadir ditengah masyarakat,” jelansya.

Dikatakan Wiliam selama pandemi Covid-19 ini para sopir bus telah 3 bulan menganggur, dan hari ini mulai beroperasi kembali dengan penurunan jumlah penumpang angkutan.

“Hari ini sudah mulai beroperasi, penumpang dibatasi hanya 70 persen saja, tentu kita menaikan harga tiket hingga 50 persen,” ungkapnya.

Penumpang pun tidak mudah untuk bisa berangkat karena ada beberapa persyaratan yang harus dilengkapi kepada penumpang yang akan melakukan perjalanan salah satunya adalah surat keterangan hasil rapid test.

“Harga tiket naik mas, untuk rute Bengkulu ke Bandung, harga normal Rp 500 jadi Rp 725. Semua penumpang di cek berkasnya, harus sudah di rapid test dan membawa surat pengantar dari kelurahan,” tutupnya. (CW1)