Polda Periksa Dugaan Korupsi DPRD

1. Jefryy/Bengkulu Ekspress – Penyidik Subdit Tipikor Direkrotar Reskrimsus Polda Bengkulu, saat baru keluar ruangan setelah melakukan pemeriksaan, secara tertutup di ruangan rapat pimpinan DPRD Seluma, kemarin (24/7).

TAIS, Bengkulu Ekspress – Dengan seragam putih hitam. Kemarin (24/7), Penyidik Subdit Tipikor Direkrotar Reskrimsus Polda Bengkulu, mendatangi Sekretariat DPRD Seluma. Kedatangan lima orang penyidik tipikor ini untuk memeriksa anggota DPRD Seluma. Terkait dugaan korupsi penyimpangan kegiatan belanja bahan bakar minyak (BBM) dan pemeliharaan kendaraan dinas tahun anggaran 2017, dewan Seluma. Saat Bengkulu Ekspress mencoba mengkonfirmasi perihal pemeriksaan para anggota dewan itu, penyidik enggan memberikan pernyataannya.

“Silahkan konfirmasi ke Polda langsung yah,” elak penyidik Tipikor Polda Bengkulu, sembari meninggalkan lokasi dengan menggunakan mobil Inova Hitam BD 1056 CT.

Penyidik Polda mendatangi Sekretariat DPRD Seluma, sekitar pukul 10.00 WIB. Penyidik memeriksa para anggota DPRD. Pemeriksaan dilakukan di ruangan tertutup di lantai dua ruangan rapat pimpinan DPRD. Selama pemeriksaan berlangsung para anggota dewan tidak diperbolehkan ribut dan mengeluarkan suara yang keras. Pemeriksaan ini menjadi buah bibir di sekretariat Dewan Seluma. Sebelumnya, sebagian dari anggota DPRD Seluma, sudah menjalani pemeriksaan di Polda Bengkulu.

Sejumlah wartawan yang hendak meliput pemeriksaan itu tidak di perbolehkan mendekati kawasan pemeriksaan. Petugas keamanan dewan berulang kali mengikuti wartawan agar tidak mendekati ruangan pemeriksaan.

Bahkan ASN sekretariat dewan pun tampak mondar-mandir masuk ruangan tertutup membawa sejumlah keperluan penyidik tipikor Polda Bengkulu. Mulai dari printer hingga kertas. Penyidik melakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terhadap ketua Badan Legislasi (Baleg) Yudi Harzan SH. Sekitar pukul, 14.30 WIB, pemeriksaan selesai dilakukan. Penyidik pun tak lama menyelesaikan pemeriksaanya. Sebelum meninggalkan sekretariat dewan. Lima orang penyidik tampak berpamitan ke Sekwan Seluma dan tak lama kemudian meninggalkan kantor DPRD Seluma.

Anggota Dewan sekaligus Ketua Badan Legislasi (Baleg) Yudi Harzan SH membenarkan pemeriksaan yang sudah dilakukan. Dijelaskan, pemeriksaan berkaitan dengan bahan bakar BBM unsur pimpinan DPRD Seluma. Penyidik melakukan klarifikasi bersamaan dengan BPK.”Kita hanya diklarifikasi atas pemakaiann BBM pada pimpinan, serta alat kelengkapan dewan,” singkatnya.

Sekretarias Dewan Seluma, Drs Eddy Soepriady Msi, belum berhasil dikonfirmasi. Setelah pemeriksaan langsung meninggalkan ruangan kerjanya. Saat di datangi awak media pintu ruangan kerja sekwan sudah terkunci.”Bapak sudah pulang,” kilah tenaga honorer kepada wartawan.Usai melakukan pemeriksaan di Sekwan DPRD Seluma. Penyidik yang menggunakan mobil Inova Hitam BD 1056 CT, menghampiri kantor Badan Pendapatan Keuangan Daerah (BPKD) Seluma.

Diyakini, penyidik ikut melakukan pengumpulan bukti dugaan penyimpangan. Berupa bukti pencairan anggaran BBM, serta pemeliharaan kendaraan dinas. Hingga berita ini ditulis, kendaraan yang di tumpangi Penyidik masih terparkir di parkiran BPKD Seluma. (333)