Polda Dalami Perusak Ambulance PMI

Mobil ambulance milik PMI yang mengalami kerusakan pecah kaca dan pecah dibagian lampu, diamankan dan dibawa ke Mapolda Bengkulu, guna proses penyelidikan.

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Terkait pengerusakan mobil ambulance milik PMI Kota Bengkulu, yang diduga dilakukan warga Kecamatan Padang Guci Hulu, Kabupaten Kaur. Ketika membawa jenazah pelaku bandar narkoba berinisial T yang meninggal dunia karena terpaksa ditembak polisi akibat melawan saat penangkapan berlansung. Saat ini Direktorat Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Bengkulu, sedang mendalami pelaku perusak ambulance tersebut.

Direktur Reskrimum, Kombes Pol Pasma Royce SH SIK kepada BE kemarin (20/8) menuturkan, “Ya untuk kasus pengerusakan mobil ambulance milik PMI ini akan kita tangani, karena laporan terkait kejadian tersebut sudah kita terima hari ini (kemarin, red).”

Sejauh ini, penyidik masih meminta keterangan sopir dan saksi yang mengetahui kejadian pengerusakan dengan cara melempari ambulance tersebut menggunakan batu. Hingga mengakibatkan seluruh kaca jendela mobil tersebut pecah. “Akan kita proses pelakunya nanti jika unsur pidananya terpenuhi. Sekarang ini masih kita dalami dan lakukan penyelidikan dahulu,” bebernya.



 

Masih dikatakan Pasma, sejauh ini memang belum ada warga yang diduga menjadi pelaku dalam pengerusakan ini yang sudah diperiksa, sejauh ini masih mengumpulkan barang bukti.

“Kita belum sampai ke sana ya. Kita saat ini baru menerima laporan terkait pengerusakan ini dan masih mengambil keterangan beberapa orang saja dulu,” ucapnya.

Kombes Pasma menambahkan, kondisi sopir ambulance tidak mengalami cidera atau luka akibat lemparan batu tersebut. Tidak ada yang menjadi korban dari kejadian itu, hanya mobil ambulance saja yang mengalami kerusakan.
Untuk diketahui, pengerusakan mobil ambulance tersebut terjadi ketika tim medis dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bengkulu, hendak mengantarkan jenazah terduga pelaku bandar narkoba berinisial T ke rumah duka pihak keluarga.

Diduga ambulance milik PMI itu dilempari batu oleh warga Kecamatan Padang Guci Hulu, Kabupaten Kaur, yang tidak terima salah seorang warganya ada yang meninggal akibat ditembak oleh anggota BNNP Bengkulu, akibat melawan saat hendak ditangkap polisi. Mobil ambulance yang pecah di bagian kaca jendelanya dan bagian bodi tersebut, langsung diamankan di Mapolda Bengkulu pada hari Senin lalu untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. (529)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*