Polda Bengkulu Kampanyekan Gerakan Penggunaan Masker Nonmedis

Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah meninjau langsung pembuatan masker di BLK Provinsi Bengkulu

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Produk masker untuk kebutuhan tenaga medis semakin berkurang di tengah pandemi virus Corona jenis baru atau Covid-19.

Gerakan penggunaan masker non-medis harus disosialisasikan secara masif. Demikian disampaikan Kapolda Bengkulu melalui Kabid Himas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno, Selasa (7/4).

Menurut Darno, kampanye masker kain untuk masyarakat sangat penting dalam proses penanggulangan penyebaran virus. Masyarakat yang masker nonmedis dapat menghindari kelangkaan alat serupa bagi tenaga medis.

“Masker nonmedis juga bisa digunakan berulang kali, serta yang terpenting produksinya harus dilakukan UMKM (usaha mikro kecil menengah) sehingga perekonomian masyarakat tetap dapat berjalan,” ujarnya.

Masker yang digunakan masyarakat tak harus masker medis atau masker bedah, melainkan dapat memakai masker kain, di mana disarankan terdiri dari tiga lapis.

“Saat ini masker kain banyak produksi dan harganya juga terjangkau. Saat ini stok masker medis juga terbatas dan pemakaiannya juga hanya sekali pakai,” kata Kabid Humas.

Penggunaan masker menjadi anjuran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk menekan penyebaran virus corona (Covid-19). Sebab, virus corona menyebar lewat percikan air liur atau droplet. (CW1)