Pojok Mantri Desa BRI Bantu dan Berdayakan UMKM

Icut/BE – Pimpinan Cabang BRI Bengkulu Ronaldo Nasution didampingi oleh AMPM BRI Bengkulu Very Gunawan dan Mai susanto.

BENGKULU, BE – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus fokus melakukan Pelayanan BRI ke masyarakat terkhusus sektor mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang tengah berjuang untuk bangkit di tengah pandemi Covid-19.

Dalam upaya membantu para pelaku usaha mikro, BRI menerjunkan para ‘mantri’ dalam program ‘Pojok Mantri Desa’ yang berkantor di tengah masyarakat untuk memberikan pendampingan bagi para pelaku wirausaha kecil di desa ataupun kelurahan.

Pojok Mantri Desa (PMD) saat berada di Kelurahan Sumur Dewa berfoto bersama dengan Kepala Unit BRI Pagar Dewa Dheni Eko Setiawan dan Seketaris Kelurahan Sumur Dewa

“Program pojok mantri desa atau PMD ini adalah program dari kantor pusat BRI. Memang tujuannya adalah untuk semakin menguatkan penetrasi pelayanan BRI ke masyarakat apa namanya masyarakat mikro,”kata Pimpinan Cabang BRI Bengkulu Ronaldo Nasution, Kamis (29/4).

Ia mengatakan Karena selama ini Pelayanan BRI secara konvensional bertemu di kantor atau janjian di tempat nasabahnya. Untuk sekarang BRI membawa strategi yang berbeda yakni ‘out of the box’.

Pojok Mantri Desa (PMD) saat berada di Kelurahan Bumi Ayu berfoto bersama Kepala Unit BRI Pagar Dewa Dheni Eko Setiawan dan Pegawai kelurahan Bumi Ayu

“Dimana semakin meningkatkan penetrasi kita ke masyarakat terutama segmen UMKM,” ujarnya.

Sebenarnya ini sejalan dengan program pemerintah untuk pemulihan ekonomi nasional(PEN). Maka terciptalah program dari kantor pusat BRI bagi seluruh BRI unit di indonesia Agar mantri dapat berkantor di kantor lurah,kantor desa ataupun pasar

“Di situ ada semacam space khusus dimana dalam sehari itu mantri BRI berkantor di sana mulai pukul 09:00 WIB hingga pukul 12:00 WIB,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, sekarang tugas mantri bukan hanya berjualan produk, tetapi pemberdayaan pada masyarakat. Sehingga nilainya sudah semakin bermakna dan menjadi orang yang dikenal di masyarakat.

“Mantri menjadi rujukan untuk bertanya terkait masalah perbankan. Selain itu, Mantri juga menjadi ujung tombak inklusi dan literasi perbankan kepada masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris kelurahan Sumur Dewa, Kota Bengkulu Mustofa Kamal mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi program ‘Pojok Mantri’ dari BRI Pagar Dewa. Jadi dengan adanya program ini mudah-mudahan dapat mendekatkan lagi pelayanan ke masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih kepada BRI untuk program ini mudah-mudahan ke depan bisa ditingkatkan lebih baik lagi,” tutupnya.(cik14)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*