Pohon Tumbang, Macet 1,5 Jam

DENDI, BE -Pohon roboh di jalan Basuki Rahmat akibat angin kencang, kemarinBENGKULU, BE – Angin kencang melanda Kota Bengkulu kemarin sore menyebabkan pohon yang diberada di pinggir jalan, tumbang. Hal ini terjadi di Jalan Basuki Rahmat, tepatnya di depan Duta Ponsel.  Akibatnya, jalan menjadi macet karena pohon yang berdiamer sekitar 30 cm itu melintang di tengah jalan.  Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB.  Beruntung tidak ada korban dalam peristiwa tersebut, namun macet tak terhindarkan selama 1,5 jam lebih.

Pantau BE, warga sekitar berusaha menyingkirkan pohon tersebut dari tengah jalan hanya menggunakan peralatan seadanya, sehingga membutuhkan waktu sekit lama untuk memotong pohon itu.  “Pohon ini roboh karena angin cukup kencang, beruntung tidak menimpa pengguna jalan karena kebetulan tadi jalan sedikit sepi,” kata salah seorang warga setempat, Ifsanusi yang tengah berusaha memotong ranting kayu dengan menggunakan parang.

Ia mengaku pohon itu sebelum berdiri kokoh dan dipangkal pohon pun tidak tanda-tanda akan roboh, hanya saja karena angin berhembus cukup kencang membuat pohon tersebut roboh kearah badan jalan.

“Kami sudah menghubungi petugas Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota, tapi hingga setengah  jam pohon ini tumbang, mereka belum datang sehingga kami bergotong royong memotong dan menyingkirkan pohon ini dari badan jalan,” ujarnya.

Di bagian lain, Kepala Seksi (Kasi) Observasi dan Informasi dan Stasiun BMKG Pulau Baai Bengkulu, Sudiyanto SP, mengatakan bahwa curah angin di wilayah Kota Bengkulu dan sekitar memang berhembus diatas normal dengan kekencangan mencapai 25-30 knot/jam, sedangkan normalnya hanya 15-20 knot/jam.

“Memang kita akui bahwa angin cukup kencang di kota Bengkulu beberapa hari belakangan ini, namun puncaknya terjadi sore ini (kemarin,red),” ujarnya.

Untuk itu, ia mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada, terutama saat dalam perjalan karena pohon dan baliho bisa saja roboh akibat badai tersebut. Dan menurutnya, kondisi ini akan terus terjadi hingga 3 hari kedepan. (400)