Razia, Satpol PPJaring 3 PNS dan 9 Anak Punk

pns terjaring satpol ppARGA MAKMUR, BE – Banyaknya PNS dan tenaga honorer yang nakal keluyuran saat jam kerja. Jajaran satpol PP terus mengintensifkan razia. Kali ini 3 orang PNS kepergok keluyuran tanpa alasan jelas di lokasi pasar Purwodadi. Mereka diketahui sedang berbelanja untuk membeli keperluan pribadi. Kasatpol PP TMS Barimansyah SH melalui Kanit provos Suherman mengatakan hal tersebut dilakukan untuk menegakkan perda dan meningkatkan disiplin PNS sesuai PP no 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS dalam lingkup pemda.

Sehingga penegakkan disiplin sudah dilakukan sejak 1 Maret lalu baik di pasar, tempat umum, dan tempat hiburan yang ada, hal ini untuk memberikan efek jera kepada PNS yang suka berkeliaran di jam dinas tanpa kepentingan dari kantor, “Kalau urusan kedinasan, tentunya ada surat perintah dari atasan. tapi yang kita temui ini PNS dan pegawai honorer berkeliaran tanpa ada surat keterangan,” ungkapnya.

Ditambah lagi, hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan disiplin para pegawai dalam bekerja. PNS merupakan pelayan masyarakat yang memang dituntut mengikuti aturan yang ada. Sementara pimpinan SKPD diharapkan untuk memperhatikan dan mengawasi kinerja pegawai dan tidak sembarangan mengizinkan para pegawai keluar saat jam dinas.”Jika tidak ada urusan pekerjaan, mereka (PNS) harus dilarang,” jelasnya.

anak punk9 Anak Punk Dibina
Tak hanya pegawai yang dijaring, anggota satpol PP juga berhasil menangkap anak punk yang saat ini marak berkeliaran di kota Arga Makmur. Keberadaan mereka cukup meresahkan warga.

Sembilan orang anak punk yang diamankan di Pasar Purwodadi itu berasal dari luar Bengkulu Utara. Oleh Satpol PP mereka diberi teguran lisan untuk tidak membuat onar di Arga Makmur. “Jika mereka membuat onar, akan langsung kita bina dan dikembalikan ke daerah asalnya,” tukas Suherman. (117)

PNS dan Anak Punk Dirazia

ARGA MAKMUR, BE – Banyaknya PNS dan tenaga honorer yang nakal keluyuran saat jam kerja. Jajaran satpol PP terus mengintensifkan razia. Kali ini 3 orang PNS kepergok keluyuran tanpa alasan jelas di lokasi pasar Purwodadi. Mereka diketahui sedang berbelanja untuk membeli keperluan pribadi. Kasatpol PP TMS Barimansyah SH melalui Kanit provos Suherman mengatakan hal tersebut dilakukan untuk menegakkan perda dan meningkatkan disiplin PNS sesuai PP no 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS dalam lingkup pemda.
Sehingga penegakkan disiplin sudah dilakukan sejak 1 Maret lalu baik di pasar, tempat umum, dan tempat hiburan yang ada, hal ini untuk memberikan efek jera kepada PNS yang suka berkeliaran di jam dinas tanpa kepentingan dari kantor, “Kalau urusan kedinasan, tentunya ada surat perintah dari atasan. tapi yang kita temui ini PNS dan pegawai honorer berkeliaran tanpa ada surat keterangan,” ungkapnya.
Ditambah lagi, hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan disiplin para pegawai dalam bekerja. PNS merupakan pelayan masyarakat yang memang dituntut mengikuti aturan yang ada. Sementara pimpinan SKPD diharapkan untuk memperhatikan dan mengawasi kinerja pegawai dan tidak sembarangan mengizinkan para pegawai keluar saat jam dinas.”Jika tidak ada urusan pekerjaan, mereka (PNS) harus dilarang,” jelasnya.
9 Anak Punk Dibina
Tak hanya pegawai yang dijaring, anggota satpol PP juga berhasil menangkap anak punk yang saat ini marak berkeliaran di kota Arga Makmur. Keberadaan mereka cukup meresahkan warga. Sembilan orang anak punk yang diamankan di Pasar Purwodadi itu berasal dari luar Bengkulu Utara. Oleh Satpol PP mereka diberi teguran lisan untuk tidak membuat onar di Arga Makmur. “Jika mereka membuat onar, akan langsung kita bina dan dikembalikan ke daerah asalnya,” tukas Suherman. (117)