PNPM di Rejang Lebong Terbaik Nasional

pnpmCURUP, BE – Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Perkotaan yang berjalan di Kabupaten Rejang Lebong mendapatkan penilaian baik di tingkat nasional. Hal itu ditandai dengan reward berupa Program Penataan Lingkungan Pemukiman Berbasis Komunitas (PLPBK) tahun 2012 sebanyak dua Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM).

“Tahun ini kita masuk seleksi 11 kelurahan, mudah-mudahan hasilnya baik dan kembali menjadiyang terbaik,” ungkap PPK  Pembinaan Dan Pelaksaan PemberdayaanMasyarakat di satker PBL Dinas PU Provinsi Bengkulu, Faisal Rozi. ST, M.Si disela kegiatan Lokakarya Review PNPM Mandiri Perkotaan, Senin (24/06).

Faisal juga mengungkapkan, pada tahun 2014 akan ada alih pengelolaan program-program pembangunan PNPM Mandiri Perkotaan yang sudah berjalan sejak 2006 tersebut. Hal itu dilakukan karena tidak ada yang bisa menjamin PNPM Mandiri perkotaan beserta program-programnya akan berlanjut. Sebab, PNPM merupakan program yang digagas dan dibentuk oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono, yang diadopsi dari program serupa sejak pemerintahan presiden BJ Habibie yang cukup berhasil di pulau Jawa waktu itu. “Kalau program ini dianggap baik, kemungkinan akan ada keberlanjutan pada pemerintahan selanjutnya nanti,” ungkap Faisal.

Lebih jauh diutarakan oleh Fahrozi, ditahun 2014 mendatang program PNPM mandiri perkotaan, peran Pemda yang akan lebih banyak dalam pengelolaannya, selama ini dikelola oleh OC, Satker, Korkot hingga ke Faskel, namun kedepan akan dikelola oleh pemerintah daerah, sehingga peran Pemda yang akan dominan nantinya.

“Kita tetap melakukan pembinaan, namun forsinya itu akan dominan dilakukan oleh pemda nantinya, pengelolaan yang dimaksud misalkan harus bisa mendorong agar BKM bisa bermitra dengan pihak ketiga, terkait program kerja yang ada di badan keswadayaan masyarakat (BKM) ditingkat kelurahan dan desa. Pasalnya itu harus dilakukan sebagai upaya membuat masyarakat menjadi mandiri, seperti menyambungkan dengan pihak BRI atau perbankkan lainnya yang siap bekerjasama dengan BKM, termasuk mitra lainnya,” urainya.

Sementara itu Kepala Bappeda RL, Elwan Effendi SH menanggapi pernyataan Fahrozi tersebut mengatakan selama ini Pemkab RL sudah bermitra  dengan baik kepada pihak pengelola PNPM. Tak hanya itu dukungan pendanaanpun sudah  dilakukan oleh Pemkab RL untuk mensukseskan program PNPM tersebut.

“Kalau nanti semua pengelolaannya diserahkan kepada pemerintah daerah sepertinya itu tidak menjadi masalah, tentu siap untuk mendukungnya. Karena program PNPM ini adalah sebuah program yang berkenaan langsung dengan masyarakat yang ada di pedesaan, intinya Pemkab Rejang Lebong siap,” tuturnya

Disisi lain, pantauan wartawan dalam lokakarya yang dilaksanakan oleh pihak Oversight Consultan (OC) PNPM Mandiri Perkotaan Provinsi Bengkulu bersama dengan Korkot I RL Dedi Arizandi beserta tim, yang juga dihadiri  Pemda RL dalam hal ini Bappeda RL, Camat, PJOK serta SKPD terkait. (999)