PMI Siap Kirim Relawan

EKO/Bengkulu Ekspress
PEDULI: Plh Sekdaprov Bengkulu Hamka Sabri menghadari peringatan HUT PMI ke-74 tahun di lapangan belangan BIM Pantai Panjang Bengkulu, Minggu (22/9).

Atasi Bencana Kebakaran

BENGKULU, Bengkulu Ekspress– Bencana kebakaran hutan dan pahan (Karhutla) disejumlah titik di Provinsi Bengkulu masih menjadi perhatian. Palang Merah Indonesia (PMI) telah bersiap kirimkan relawan untuk mengatasi bencana Karhutla. Wakil Ketua PMI Provinsi Bengkulu, Asnawi A Lamat mengatakan, ada sekitar 10 ribu relawan yang dimiliki oleh PMI. Ketika diminta siap untuk diturunkan. “Berapa banyak yang harus kami kirim, tentu dilihat sesuai kebutuhan. Asal diminta, kami siap,” ujar Asnawi kepada BE, usai memperingati HUT PMI ke-74 tahun di lapangan belangan BIM Pantai Panjang Bengkulu, kemarin (22/9).

Untuk di Provinsi Bengkulu, bencana Karhutla belum begitu parah. Mengingat masih beberapa titik yang terjadi kebarakan masih bisa diatas secara cepat. “Tapi kita prihatin atas kejadian ini. Akibat dari musim kemarau yang sudah berlangsung panjang,” tegasnya.

Menurutnya, bencana karhutla tidak hanya terjadi di wilayah Provinsi Bengkulu. Tapi juga di provinsi lain. Terparah ada di Provinsi Riau dan Kalimantan. Namun demikian, Asnawi mengaku, sampai saat ini belum ada permintaan untuk pengiriman relawan di wilayah karhutla. “Belum ada permintaan sampai saat ini,” tambahnya.

Sementara itu, HUT PMI ke-74 tahun ini dijadikan moment sebagai bentuk evaluasi. Baik evaluasi kinerja maupun SDM yang selama satu tahun ini sudah bekerja. Dikatakan Asnawi, kekurangan tentu ada, hal tersebut yang harus dievalusi untuk tahun depan. “Kita akan tingkatkan pelayanan kepada masyarakat. Tidak hanya soal darah, tapi juga kegiatan sosial lainnya,” papar Asnawi.

Disisi lain, Pelaksana Harian (Plh) Sekdaprov Bengkulu, Drs Hamka Sabri Msi mengatakan, apa yang dilakukan oleh PMI saat ini tidak hanya bergelut soal darah, tapi lebih dari itu. “Terbukti soal bencana banjir dan tanah longsor di Bengkulu, PMI juga hadir memberikan bantuan sosial,” ujar Hamka.

PMI hadir tentu sebagai perpanjangan tanganan pemerintah untuk memberikan bantuan kepada masyrakat. Program yang selama ini sudah dibuat tentu harus bisa dilanjutkan kembali. “Semoga masyrakat bisa mendukung program PMI,” tuturnya.

Sebagai bentuk kepedulian pemerintah, lanjut Hamka, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu telah berkomitmen untuk membangun gudang baru untuk PMI. Hanya saja belum sepenuhnya dibangun pada tahun lalu. Untuk itu, tahun depan, pemprov akan menganggarkan pembangunan gedung tersebut. “Tahun depan dilanjutkan lagi, untuk pembangunan,” tutup Hamka. (151)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*