PLTA Ujan Mas Salurkan Dana CSR Rp 440 Juta

Kelompok masyarakat penerima manfaat Dana CSR PLTA Ujan Mas, penyerahan secara simbolis bantuan sosial dari perusahaan penghasil listrik negara itu dilaksanakan beberapa waktu lalu.

UJAN MAS, bengkuluekspress.com – Keberadaan perusahaan di suatu daerah mesti memberikan dampak positif untuk masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan tersebut. Karena tugas perusahaan itu bukan hanya mencari keuntungan semata atas kekayaan sumber daya alam, namun juga dituntut berkontribusi pada sektor penuntasan kemiskinan, pelestarian alam hingga pembangunan sarana prasarana fasilitas umum dan fasilitan sosial di lingkungan warga.

Setiap perusahaan diwajibkan melaksanakan tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR), harus disediakan setiap tahun oleh perusahaan-perusahaan yang menjalankan opersional kegiatan diseluruh wilayah Indonesia.

Hal itu disadari PT PLN (Persero) UPDK PLTA Musi yang berkedudukan di Desa Ujan Mas Kecamatan Ujan Mas Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu. Setiap tahun perusahaan penghasil energi listrik milik negara ini tidak pernah absen menyalurkan CSR.

Tahun 2021 ini, PLTA Ujan Mas mengalokasi dana CSR mencapai Rp 440 juta. CSR itu diberikan kepada kelompok masyarakat di tiga wilayah yakni Kabupaten Lebong, Kabupaten Rejang Lebong dan Kabupaten Kepahiang.

“Alhamdulillah untuk dana CSR 2021 sudah disetujui oleh perusahaan pusat, anggaran sebesar Rp 440 juta. CSR juga sudah dilaunching, penyerahan secara simbolis sudah didilaksanakan, sekarang tinggal melaksanakan penyerahan ke lapangan sesuai jadwal yang sudah ditentukan,” terang Andri Yusna Dinata, Supervisor SDM dan Umum PLN UPDK Ujan Mas Provinsi Bengkulu.

Andri melanjutkan CSR sudah mulai disalurkan sejak 7 April lalu, penyaluran secara simbolis dengan melibatkan unsur pemerintah daerah. Ada tujuh kegiatan CSR PLTA ditahun ini, pertama bantuan modal usaha UPPKS Wanita Mandiri Kelurahan Taba Anyar Kecamatan Lebong Selatan Kabupaten Lebong Rp. 20 juta, kedua bantuan pembangunan dan pengembangan bank sampah Talang Benih Rejang Lebong Rp 50 juta.

Kemudian pengembangan produksi kimbun kopi Desa Ujan Mas Kabupaten Kepahiang meliputi pembuatan warung Rp 50 juta. Selanjutnya pengelolaan bambu produksi kerajian di Desa Tanjung Alam Kecamatan Ujan Mas Kabupaten Kepahiang Rp 30 juta.

Pengelolaan enceng gondok jadi pupuk kompos di Desa Air Hitam Kecamatan Ujan Mas kabupaten Kepahiang. Yaitu pengadaan mesin caca, uji laboratorian dan sertifikasi Rp 35 juta. Serta anggaran terbesar untuk pembangunan dinding penahan sungai di Desa Tanggung Alam Rp 200 juta.

Terakhir bantuan program lanjutan bank sampah Desa Tebing Tinggi Kecamatan Lebong Selatan terdiri dari sosialisasi bank sampah Basuki kepada masyarakat dan studi banding sebesar Rp 50 juta. “CSR kita ditahun 2021 memiliki tiga jenis katagori yaitu, penentasan kemiskinan, pelestarian alam, pengembangan fasum dan fasos,” tutup Andri. (320)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*