Plt Walikota Ajak Teladani Sunnah Nabi

IST/BE
Plt Wali Kota Dedy Wahyudi bersama para ustadz dan jamaah saat memperingati maulid nabi di masjid At Taqwa, Jumat malam (20/11).

BENGKULU, BE – Program Pemerintah Kota Bengkulu Gerakan Peduli Yatim (GPY), dinilai menjadi salah satu program yang meneladani sunnah nabi Muhammad SAW.

Hal ini disampaikan Plt Wali Kota Dedy Wahyudi saat menghadiri peringatan maulid Nabi Muhammad SAW, di Masjid At-Taqwa, Kelurahan Anggut Atas, Jumat makam (20/11).

“Dalam momen ini kita jadikan momentum untuk menjalankan sunah rasul. Untuk meneladani hal itu, di Kota Bengkulu, telah kita lakukan melalui program GPY. Program ini bertujuan menyentuh warga yang dibilang tidak mampu. Dan disini peran pemerintah hadir. Dengan mengadopsi anak yatim yang ada di Kota Bengkulu,” kata Dedy kepada para jamaah yang hadir.

Dalam hal ini lanjut Dedy, Pemkot telah menjalankan visi-misi mewujudkan Kota Bengkulu bahagia dan religius. Tak hanya infrastruktur, kesehatan dan UMKM saja tetapi wujud religius yang dimaksud lebih kepada kepedulian pemerintah terhadap seluruh lapisan masyarakat mulai anak yatim, janda miskin, lansia dan sebagainya, hal ini sesuai dengan nilai-nilai agama Islam.

Kesempatan itu juga dimanfaatkan Dedy untuk mengajak seluruh generasi muda se-Kota Bengkulu untuk terus mengamalkan sunah-sunah Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-harinya. Sebab, generasi muda ialah aset terpenting dalam sebuah negara, bangsa, dan agama. Pemuda bukan hanya sekedar harapan regenerasi, tetapi merupakan bibit-bibit yang akan meneruskan sebuah peradaban hingga datangnya akhir zaman.

“Jadi, saya inginkan generasi muda terus mengamalkan sunah-sunah rasul dengan memiliki spirit berjuang, spirit belajar untuk meneruskan sebuah perjuangan Islam kedepannya,” tutur ujar Dedy didampingi Asisten III M Husni dan Ketua Baznaz Kota Bengkulu Habib Abdurahman Alkaf.

Dedy mengatakan maulid nabi ini dapat dijadikan momentum kebangkitan islam di zaman sekarang.

“Ini dapat menjadi sebuah momen untuk bangkit dan mendalami Al-Quran dan sunah dengan lebih tepat dan bijak lagi. Karena, kita harus meyakini sunah mengandung pancaran dan teladan dari baginda agung Nabi Muhammad SAW yang sudah terjamin yang patut kita contoh,” jelasnya.(805)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*