Plt Gubernur Ngantri Makan

ANTRI : Plt Gubernur Bengkulu H Junaidi Hamsyah SAg MPd ikut mengantri saat akan makan siang di rumah dinas bupati RL Sabtu (25/02) lalu

CURUP, BE – Jika kebanyakan pejabat senang dinomorsatukan dalam berbagai hal termasuk makan, tidak demikian dengan Plt Gubernur Bengkulu H Junaidi Hamsyah SAg MPd. Ini terlihat saat dia mengunjungi berkunjung ke Kabupaten Rejang Lebong, Sabtu lalu (25/02). Saat akan makan siang bersama di rumah dinas bupati RL, Junaidi menolak ketika dia diminta nomor 1 mengambil makan, tetapi dia lebih ikut antrian di belakang sejumlah pejabat yang ada di depannya. Pantauan wartawan, sekitar pukul 12.40 WIB tepat pada waktu solat Zhuhur, Ia meninggalkan kegiatan yang masih berlangsung menuju kamar tamu rumah dinas bupati. Sejumlah wartawan yang melihat, langsung berupaya mengejar untuk melakukan konfirmasi. Namun salah satu staf gubernur mengatakan, gubernur sedang menunaikan solat Zhuhur. Disaat Junadi sedang solat, kegiatan tabliq akbar selesai, dilanjutkan pembacaan do’a serta dilanjutkan makan siang. Sejumlah pejabat baris untuk mengantri mengambil makanan di meja hidangan, tidak lama kemudian Junaidi selai sholat dan kembali tempat kegiatan berlangsung. Melihat Junaidi muncul, sejumlah pejabat menawarkan kepadanya untuk mengambil makanan terlebih dahulu meskipun antrian sudah cukup panjang. Melihat kondisi itu, Junaidi menolak dengan halus dan memilih untuk ikut mengantri di belakang para pejabat baik itu pejabat dari Pemprov Bengkulu maupun pejabat RL. “Biar saya ngantri saja, kan masih banyak makanannya,” tolaknya dengan halus ketika diminta untuk lebih dulu mengambil makanan. Ketika dikonfirmasi BE mengenai hal itu, dengan santai mantan guru madrasah itu menjelaskan, jika kebiasaan itu merupakan hal yang wajar. “Kita ini sama saja, tidak ada bedanya, sama-sama lapar. Kalau harus mengantri memang harusnya seperti itu,” tuturnya singkat.

Gubernur Berubah
Sementara itu Bupati RL H Suherman SE MM menyampaikan apresiasi atas bantuan Pemprov Bengkulu terhadap 38 keluarga korban kebakaran di Kelurahan Pelabuhan Baru Pasar Atas Curup. Atas perhatian terhadap warga RL tersebut, Suherman menyampaikan ada perubahan yang sangat mengembirakan, karena Pemprov sudah mulai peduli dengan masyarakat RL. “Saya mendapatkan telepon dari gubernur menanyakan prihal kebakaran, dan beniat membantu. Padajal saya sebenarnya tidak ingin melapor, karena dulu, walau dilaporkan tidak bakal ada tanggapan. Tapi saat ini tampaknya sudah berubah, belum dilapor sudah menghubungi duluan,” tutur Bupati bercanda. Terkait bantuan Pemprov Bengkulu tersebut, Suherman berharap akan menjadi amal yang baik, dan bisa membantu para korban kebakaran yang saat ini kehilangan tempat tinggal bahkan lokasi usaha. “Kita inginkan kegiatan seperti ini terus dapat berlangsung sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah terhadap masyarakat yang terkena musibah,” ujarnya.(999)