Plt Gubernur Disandera

SUNGAI BERUT, BE- Saat peringatan hari ulang tahun (HUT) Satuan Brimob ke-67 Hari Rabu(14/11) lalu, Plt Gubernur H. Junaidi Hamzah S.Pd disandera sekelompok teroris. Berkat kesigapan dan keahlian Korps Brimob, akhirnya Plt Gubernur Junaidi berhasil dibebaskan dengan selamat.

Inilah drama simulasi paling memukau yang ditampilkan Korps Brimob pada Puncak peringatan HUT Brimob. Acara itu langsung dihadiri Kapolda Brigjed AJ Benny Mokalu,SH. Kegiatan itu sendiri bertempat di markas Brimob Jalan Irian Surabaya Kota Bengkulu.
“Dihari jadi Brimob yang ke 67 tahun ini, diharapkan Korps ini dapat menangani berbagai gangguan keamanan yang dihadapi masyarakat.

Saya juga mengharapkan ulang tahun ini dapat menjadi momentum peningkatan eksistensi Brimob sebagai pasukan yang profesional dan tangguh,” Ujar Kapolda Benny Mokalu saat di temui BE, usai acara HUT Brimob.

Dalam acara itu, Brimob memperagakan bagaimana menyelamatkan sandera dengan baik, tanpa melukai sedikit pun. Walaupun dalam suasana rusuh, disertai letupan bom dan kebakaran. Brimob juga memperagakan cara bernegosasi dengan penjahat dan berbuat tegas pada teroris yang membahayakan.

Selain memperagakan simulasi penanganan teroris, dalam HUT Brimib itu juga disajikan berbagai atraksi kemampuan seperti aksi bela diri, serta pembubaran mass yang berunjuk rasa. Terdapat juga aksi tarian salsa yang langsung dipimpin oleh Kapolda diikuti oleh sejumlah Kapolres lainnya dan Anggota Brimob itu sendiri.

Selain simulasi, HUT Brimob juga diperingati dengan Upacara, sebagai puncak acara. Tampak hadir sejumlah Kapolres dari beberapa Kabupaten kota. Juga perwakilan dari berbagai instansi pemerintah.

Disampaikan Kapolda, Pada hari ulang tahun ini, Pasukan Brimob harus dapat meningkatkan esksistensinya sebagai pasukan profesional dengan menjawab tantangan, seperti gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat yang semakin bergejolak. “Terorisme juga sangat berbahaya dan dapat masuk ke berbagai lapisan masyarakat, serta harus dapat menyelesaikan permasalahan sosial seperti konflik antarwarga yang sangat merugikan masyarakat,”terangnya.

Bengkulu ini memang terbilang aman, dari hal-hal yang tak diinginkan. Seperti aksi kelompok separatis, pengagalan putaran kedua Pemilihan kepala Daerah, serta gangguan teror. Namun begitu polisi khususnya Brimob harus selalu waspada. (333)