Plt Gubernur Bengkulu Imbau Benahi Konstruksi Pengerukan Alur Pulau Baai

eterangan foto Ist media center pemerintah provinsi Bengkulu
Foto : Ist /Media Center Pemerintah Provinsi Bengkulu

Bengkulu, Bengkuluekspress.com – Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Bengkulu, Dr. H. Rohidin Mersyah, MMA, mengimbau konstruksi peralatan pengerukan alur Pelabuhan Pulau Baai harus dibenahi. Dikarenakan pengerukan alur pelabuhan lamban.

Hal itu, terkait hasil evaluasi dari KSOP (Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan ) kelas lll Pulau Baai Direktorat Jendral Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

“Kita sudah berkoordinasi langsung dengan Dirut Pelindo ll Evlyn Masassya, memang konstruksi harus dibenahi dengan menggunakan kapal khusus yang mempunyai kapasitas dan kemampuan yang lebih bagus,” pungkas Plt. Gubernur Bengkulu Dr. H. Rohidin Mersyah, MMA kepada bengkuluekspress.com Selasa (7/5/2018).

Rohidin menerangkan, kedalaman alur 7-8 meter harus terus dipelihara. Sehingga kegiatan bongkar muat peti kemas tidak terganggu.

Pada waktu Plug In pengerukan alur Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu bisa menjamin pada April tahun ini kapal angkut dengan kapasitas 50 sampai 60 ribu ton bisa bersandar di Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu. Untuk dapat menyetok batu bara yang berasal dari Bengkulu, agar tidak keluar lagi melalui pintu pelabuhan Sumatera Barat.

“Kemungkinan mereka dapat kapal pengeruk yang sudah tidak produktif. Semestinya anggaran serta teknis kemudian spesifikasi yang telah dihitung tersebut bisa dilakukan,” tegasnya.

Rohidin menyatakan, sudah bertemu Kepala KSOP untuk menyurati segera Pelindo.

“Kita tidak menyuruh mundur tetap jalankan itu. Karena target kita seluruh sumber daya yang ada di Bengkulu harus keluaran dari Pelabuhan Pulau Baai. Karena Pelabuhan Pulau Baai satu-satunya pintu penggerak ekonomi di Bengkulu. (HBN)