Plt Gub Razia Pejabat Cafe

BENGKULU, BE – Pejabat yang masih hobi keluyuran ke tempat dugem dan hiburan malam, bakal dirazia. Keberadaan para pejabat di lokasi hiburan malam disinyalir tidak lepas dari gaya hidup glamor. Kelakuan para pejabat di sejumlah lokasi hiburan malam itu, bila terdengar oleh Plt Gubernur H Junaidi Hamsyah akan digerebek. Ia akan melakukan razia di tempat-tempat yang diduga menjadi tempat mangkal para pejabat. “Bila masyarakat mengetahui ada pejabat yang sering mangkal di cafe-cafe pada malam hari, agar melaporkan kepada saya. Kalau kalian (wartawan) punya data, dan kita ingin Sidak, ya kita Sidak,” ujar Junaidi.

Pejabat yang sering mangkal di tempat hiburan malam, dengan ditemani wanita-wanita penghibur menjadi perhatian serius Plt Gubernur. Ia selama ini sudah sering mendengar adanya pejabat yang sering keluyuran di cafe. Namun ia ingin bukti dan melihat langsung kelakuan anak buahnya itu. “Maksud saya, kalau melihat pejabat kesitu (hiburan malam/cafe) kasih tahu, nanti saya Sidak. Dia dimana tempat mangkalnya. Jadi tahu, o model itu kerjo kau yo. Jangan ‘kalau-kalau’ saja,” ujar Junaidi. Junaidi mengatakan bila kehidupan glamor, boleh jadi mereka punya kebun yang luas. “Sehingga banyak uang, atau memiliki usaha lain,” ujarnya. Perilaku pejabat daerah yang sering mengunjungi tempat hiburan malam, tidak hanya di dalam kota tetapi juga saat melakukan kunjungan kerja ke Jakarta. Pejabat yang sering melakukan Kunker ke Jakarta atau luar daerah harus mendapatkan pengawasan. Menurut informasi yang diperoleh Bengkulu Ekspress, pejabat yang melakukan Kunker ke luar daerah juga kerap mendatangi tempat-tempat hiburan malam yang terpusat di Mangga Dua, Jakarta.

Ketua KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia) Daerah Bengkulu Romidi mengatakan, perilaku pejabat sering keluyuran di tempat-tempat hiburan atau cafe-cafe bersama wanita-wanita penghibur, perlu mendapat perhatian serius oleh Plt Gubernur H Junaidi Hamsyah, yang juga seorang ustad. “Kebiasan pejabat bergaya hidup glamor dan sering pergi ketempat hiburan malam ini, harus mendapat perhatian serius dari Plt Gubernur. Karena selain bisa menurunkan konsentrasi kerja, juga bisa menimbulkan perilaku korupsi,” ujarnya. (100)