Plt Bupati Kaur Bantu Korban Kebakaran

BANTU: Plt Bupati Kaur, Hj Yulis Suti Sutri dengan didampingi, Dinsos, Baznas dan Camat setempat saat memberikan bantuan kepada keluarga korban kebakaran Desa Talang Tais, Kamis (1/10).

KELAM TENGAH, bengkuluekspress.com – Musibah kebakaran yang menimpa rumah keluarga Walunsa (60), warga Desa Talang Tais Kecamatan Kelam Tengah Kabupaten Kaur Rabu (30/9) malam, mendapat perhatian dari Pemkab Kaur, dengan menyalurkan bantuan Sembako. Bantuan Sembako dan uang tunai untuk keluarga Walunsa itu diserahkan langsung Plt Bupati Kaur Hj Yulis Suti Sutri dengan didampingi, Dinsos, Baznas dan Camat setempat.

“Bantuan ini merupakan bentuk simpati kita Pemkab Kaur atas musibah yang dialami keluarga, dan juga untuk meringankan beban korban dari musibah ini,” kata Yulis usai memberikan bantuan kepada korban, Kamis (1/10).

Dikatakan Yulis, bantuan ini merupakan wujud perhatian Pemkab Kaur terhadap masyarakat yang tertimpa musibah. Juga ia berharap musibah tersebut dapat menjadi pemacu semangat untuk cepat bangkit lagi, dan ia mengingatkan segenap masyarakat untuk membantu korban, dengan bergotong royong membangun rumah tersebut.

“Musibah tidak bisa ditolak, harus sabar dan berdo’a, Insya Allah diganti dengan yang lebih baik,” terangnya.

Ditambahkannya, ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati terhadap kan bencana kebakaran. Yulis juga selalu mengingatkan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembersihan kebun atau ladang dengan cara membakar, demi menghindari terjadinya rembesan api dan dapat menimbulkan kebakaran hutan.

“Saya berharap musibah ini menjadi pelajaran kita bersama agar lebih meningkatkan kewaspadaan kebakaran. Juga kita himbau segenap masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap Covid 19,” imbaunya.

Sebagaimana kita ketahui, insiden kebakaran itu terjadi sekitar 02.00 WIB. Kejadian itu bermula dari dari anak pemilik rumah bernama Toni Setiawan sekira pukul 16.00 WIB ia membersikan sampah di sekitaran lokasi rumah dan lalu ia menyalakan api untuk membakar sampah. Akan tetapi pada saat itu ia lupa mematikan api tersebut, nah sekira pukul 02.00 WIB tetangga korban Sulna tiba-tiba melihat api sudah menyala besar dibagian atas atap rumah tersebut lalu memanggil warga sekitar untuk memadamkan api tersebut. Akibat kejadian ini korban mengalami kerugian Rp 70 juta. (irul)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*