PLN Batalkan Gardu Induk di Air Sebakul

BENGKULU, BE – Pambangunan gardu induk PLN yang direncanakan di Air Sebakul, Kota Bengkulu dipastikan batal. Karena pihak PLN Sumbagsel telah mengambil keputusan untuk membatalkan pembangunan gardu induk di lokasi  tersebut mengingat banyaknya persoalan dalam proses pembebasan lahan yang tak bisa diselesaiakan. Keputusan itu diambil dalam rapat yang digelar di ruang Asisten I Pemkot Dra Rosmidar, kemarin yang dihadiri Manager PLN Sumbagsel Rusli, perwakilan BPN Kota Bengkulu, BLH kota, Dinas Pertanian, kabag Pemerintahan, Lurah dan Camat Selebar.

Rosmidar menjelaskan langkah pembatalan tersebut diambil pihak PLN dikarenakan terjadi persoalan pembebasan lahan yang tidak menemukan kata sepakat, yakni ada beberapa warga yang tidak mau menjualkan lahannnya sesuai dengan kebutuhan PLN, melainkan bersedia menjualnya secara keseluruhan luas tanah yang dimilikinya. Sementara pihak PLN hanya membutuhkan tanah seluas 2,8 Ha yang dimiliki oleh sedikitnya 28 orang.

“Dalam tanah seluas 2,8 Ha itukan tidak dimiliki secara keseluruhan oleh 28 orang tersebut, akan tetapi ada beberapa warga yang tanahnya hanya masuk kelahan pembangunan PLN itu hanya sebagian dan ada juga hanya beberapa meter saja. Namun pemiliknya tidak mau menjual tanahnya yang hanya masuk ke lokasi lahan PLN tersebut, melainkan mereka mau menjual keseluruhan yang dimilikinya,” terang Rosmidar.

Pertemuan pun telah dilakukan berulang kali oleh tim pendamping dari Pemkot dan pihak PLN Sumbagsel, namun tidak juga membuahkan hasil  sehingga PLN mengambil keputusan untuk membatalkan pembebasan lahan tersebut dan memilih untuk mencari lokasi pembangunan di tempat lain.  “PLN sendiri hanya memiliki anggaran untuk pembebasan lahan seluas 2,8 Ha, PLN tidak mau berlebih dari angka yang telah ditetapkan sebelumnya,” sampainya.

Solusi kedepannya, tim pemdamping Pemkot akan membantu PLN untuk mencarikan tanah atau lokasi baru yang cocok untuk pembangunan Gardu Induk tersebut. Dengan demikian, maka sudah dapat dipastikan pembangunan gardu induk PLN di Kota Bengkulu  belum akan mulai dikerjakan menjelang 2013 ini, mengingat proses pencarian dan  pembebasan lahan yang membutuhkan waktu cukup lama.

“Ya bagaimana lagi, karena terkendala lahan yang belum ada kesepakatan sehingga proses  pembangunannya terpaksa diundurkan dan kita cari dulu tanah lainn  yang maish berada di wilayah Kota Bengkulu ini,” ujarnya.

Namun, lanjutnya, masyarakat kota Bengkulu tidak perlu cemas karena Gardu Induk itu dialihkan ke daerah lain, melainkan tetap di kota Bengkulu. “Pembangunannya tetap di kota Bengkulu, karena tujuan pembangunan gardu induk ini untuk menambah daya listrik karena gardu induk di Sukamerindu yang sudah tidak mampu lagi untuk memenuhi kebutuahn listrik di kota dan beberapa kabupaten terdekat,” ungkapnya. (400)