PKD Bengkulu Digelar Luring

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan Kota Bengkulu Dra Martina Nengsi MPd

BENGKULU, BE – Dua hari menjelang pelaksanaan Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Bengkulu. Besok, Jumat (6/11), Dinas Pendidikan Kota Bengkulu bersama dengan Dewan Kesenian Kota Bengkulu duduk bersama, menyamakan persepsi mengsukseskan PKD Bengkulu dimasa pandemi Covid-19. Pelaksaaan PKD akan digelar secara luring (luar jaringan) atau tatap muka dengan menerapkana protokol kesehatan yang ketat.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdik Kota Bengkulu Dra Martina Nengsi MPd menuturkan kepada BE, “Persiapan pelaksanaan kegiatannya terus dimatangkan. Mulai dari mengundang para finalis terbaik masing-masing kabupaten/kota, persiapan pagung pentas hingga protokol kesehatan tamu yang hadir.”

PKD Bengkulu yang akan dipentaskan pada 6 November 2020. PKD merupakan apresisasi untuk menghargai nilai-nilai budaya dan sejarah untuk dikenalkan pada generasi muda. Untuk itu, sebelum pelaksanaan PKD digelar, Disdik telah melakukan penjaringan peserta dari sepuluh kabupaten ada delapan kabupaten yang telah siap tampil sedangkan dua kabupaten yang tidak mengirimkan pesertanya.

“PKD digelar satu hari disajikan berbagai kebudayaan tari kreasi dan lainnya, pada hari kamis besok digelar gladi bersih sambil menunggu para peserta yang hadir,” imbuhnya.

PKD dimasa pandemi akan dipentaskan sesuai dengan standar Covid-19 tanpa penonton dan digelar didalam ruangan, dengan mengedepankan 3 M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak).

“Sebenarnya ini sebagai pentas yang memprihatinkan, karena tampil tanpa ada penonton, pun begitu akan dihadiri

Pelaksana tugas Wali kota Bengkulu dan sejumlah instansi terkait ” cetusnya.

Ia berharap PKD Bengkulu dapat berlangsung sukses dan rencananya akan dihadiri Dekan Insititut Senni Inddonesia (ISI) Padang Panjang, Sumbar. Harapannya PKD Bengkulu menjadi awal yang baik dalam mempromosikan kebudayaan-kebudayaan daerah dan dikembangkan oleh generasi muda. (247)