PKB All Out Menangkan Linda-Mirza

KPU Cek Keabsahan Ijazah

PENDUKUNG: Ketua DPC PKB Kota Bengkulu, Iswandi Ruslan menyerahkan surat persetujuan dukungan PKB kepada bakal Pasangan Calon (Paslon) Patriana Sosialinda-Mirza di kantor DPC PKB Kota Bengkulu, Senin (22/1).
PENDUKUNG: Ketua DPC PKB Kota Bengkulu, Iswandi Ruslan menyerahkan surat persetujuan dukungan PKB kepada bakal Pasangan Calon (Paslon) Patriana Sosialinda-Mirza di kantor DPC PKB Kota Bengkulu, Senin (22/1).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Setelah menyatakan secara resmi dukungannya kepada pasangan Linda-Mirza dalam pencalonan sebagai Calon Walikota dan Wakil Walikota Bengkulu, Ketua DPC PKB Kota Bengkulu, Iswandi Ruslan, S.Sos, akan secara menyeluruh atau all out dalam mendukung pasangan Linda-Mirza.

Bahkan secara tegas dirinya meminta kepada seluruh kader, simpatisan hingga anggota Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk mendukung dan menentukan pilihannya kepada Linda-Mirza sebagai Walikota bengkulu dan Wakil Walikota Bengkulu periode 2018-2023.

Ditegaskan Iswandi, sanksi tegas akan menanti para kader dan anggota PKB yang tidak mendukung pasangan Linda-Mirza tersebut. Bahkan dirinya mengancam akan memecat kadernya yang tidak mendukung keputusan partai pimpinan Muhaimin Iskandar tersebut. Bahkan pemecatan dilakukan sebagai punishment yang diatur dalam AD/ART partai PKB itu sendiri.

“Ini merupakan amanat dari DPP, jadi kader yang tidak menurut keputusan akan kita sanksi. Jadi seluruh kader wajib memangkan Linda-Mirza secara all out. Tidak ada terkecuali, karena sanksinya bisa sampai pemecatan karena ini amanah DPP” tegas Iswandi.

Dukungan yang diberikan PKB terhadap pasangan Linda-Mirza tersebut dikarenakan segala program Linda-Mirza sama dengan cita-cita PKB dalam membangun Kota Bengkulu. Selain itu, diirnya yakin Linda-Mirza komitmen dalam hal membangun Kota Bengkulu.

“Alhamdulillah walaupun kami sebagai partai pendukung, namun kami berbangga hati dan akan bekerja semaksimal mungkin dalam memenangkan Linda-Mirza,” kata Iswandi.

Disisi lain, Iswandi yang memiliki basis kuat di daerah pesisir tetap optimis jika warga di daerah pesisir ikut dalam mendukung pasangan Linda-Mirza sebagai Walikota dan Wakil Walikota Bengkulu.

“Insyaallah, dukungan kita di daerah pesisir akan terus mengalir ke pasangan Linda-Mirza,” ucap Iswandi.

Diwawancarai, Calon Walikota Bengkulu, Patriana Sosialinda mengatakan ucapan terimakasih atas dukungan yang diberikan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kepada dirinya dan Mirza. Dengan melakukan langkah-langkah strategis dan taktis untuk kemenangan mudah-mudahan hal tersebut bisa tercapai.

Hingga saat ini pasangan Linda-Mirza terus membuka diri kepada siapapun yang ingin memberikan kepercayaan dalam berjuang memenangkan pesta demokrasi di Kota Bengkulu ini. Bahkan Linda tidak menapik masih adanya partai-partai lain yang menyatakan dukungannya kepada pasangan Linda-Mirza seperti Partai Perindo dan Partai Berkarya.

“Selain tiga partai pengusung dan PKB sebagai partai pendukung, masih ada beberapa parpol yang tidak memiliki kursi secara lisan menyatakan dukungannya kepada kita,” tutup Linda. (777)

KPU Cek Keabsahan Ijazah

Komisioner KPU kota yang didampingi anggota Panwaslu kota tengah melakukan perjalanan dinas ke luar kota guna verifikasi langsung keabsahan ijazah Bakal Calon ke beberapa daerah, seperti Medan, Jakarta, Magelang, Pangkal Pinang, dan Jambi. Selain itu juga akan mendatangi Pengadilan Niaga atau Pengadilan Tinggi untuk mendapatkan dokumen Surat Keterangan tidak sedang dinyatakan pailit.

“Kita tidak serta merta menerima legalisir ijazah pendidikan para Bakal Calon itu, tetapi langsung mendatangi Kota/Daerah sesuai dengan alamat dimana tempat dia sekolah dulu. Memastikan benar atau tidak mereka ini tamat disekolah atau perguruan tinggi itu kemudian nomor registrasinya seperti apa dan lain sebagainya,” kata Komisioner Teknis Penyelenggara, M. Alim MS, S.Sos, kemarin (22/1).

Lebih lanjut dijelaskannya, jika dari hasil verifikasi keabsahan dokumen-dokumen persyaratan bakal calon tersebut tidak sah/palsu, maka secara otomatis akan menjadi catatan bagi KPU dan Panwas bahwa calon yang bersangkutan dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) atau secara otomatis bisa digugurkan.

“Umpamanya ijazahnya itu ada indikasi meragukan, maka bisa saja menjadi penyebab untuk KPU mengugurkan bakal calon. Tetapi kami tidak berhak mengatakan ijazah itu palsu/asli, tetapi akan diketahui jika dari institusi yang mengeluarkan ijazah itu,” tegasnya.

Pengecekan terhadap tingkat kebenaran seluruh dokumen para bakal calon tersebut akan berlangsung hingga 27 Januari mendatang. (805)