Pimpinan DPRD Siap Anggarkan, untuk Desa Lubuk Resam

Pimpinan DPRD Seluma melakukan kunjungan kerja ke Lubuk Resam Seluma sebagai desa terpencil yang membutuhkan sentuhan pemerintah.

UTARA, bengkuluekspress.com – Hasil dari kunjungan kerja pimpinan DPRD Seluma ke Desa Lubuk Resam Kecamatan Seluma Utara, Jumat (8/1) lalu berkesimpulan, Pemerintah Kabupaten Seluma harus mengalokasikan anggaran untuk peningkatan sarana dan prasarana di kawasan Lubuk Resam. Pasalnya, desa yang berada di kawasan terpencil ini, memiliki keindahan dan daya tarik tersendiri yang tidak dimiliki oleh Kabupaten/Kota lainnya.

“Sekalipun 11 Km jalan masuk dalam kawasan Hutan Produksi Terbatas(HPT), namun kita selaku DPRD harus mengupayakan agar anggaran bisa untuk desa ini,” tegas Ketua DPRD Seluma, Nofi Eriyan Andesca SSos kepada BE.

Ditegaskan juga, jika pengalokasian tersebut harus diupayakan dan bisa terwujud, mengingat penganggaran untuk pembangunan jalan tersebut untuk membuka akses jalan ke destinasi wisata pemandian air panas di Desa Lubuk Resam yang telah di-SK-kan oleh gubernur. Sehingga program, ini sudah menjadi keharusan.

“Secepatnya kami pimpinan DPRD Seluma akan rapat kembali untuk membahas akan anggaran. Setidaknya akses jalan yang tidak termasuk pada HPT bisa dikerjakan,” sampainya.

Ketua DPRD menambahkan, perlu diingat jika Desa Lubuk Resam ini merupakan aset yang harus dikelola. Mengingat desa ini akan menghasilkan PAD lebih besar, mengingat destinasi wisata sudah bangus dan alami dan ini harus didukung. Serta keindahan dan alamnya yang alami ini tidak bisa diraih di kawasan lain selain Seluma.

“Saya melihat dan berkunjung langsung bersama pimpinan DPRD Seluma ini dan kami sepakat untuk mengalokasikan anggaran untuk desa ini ke depannya,” bebernya.

Tak jauh berbeda dengan Ketua DPRD Seluma, Waka II DPRD Seluma Ulil Umidi SSos MSi sangat menyayangkan jika seribu potensi yang ada di Lubuk Resam ini terabaikan. Bahkan desa pun sudah bersemangat membangun desa menggunakan Dana Desa mereka, dengan membuat destinasi wisata. Namun kenapa Pemerintah Kabupaten tidak bisa ikut serta mendukung. Seharusnya pariwisata seperti inilah yang harus didukung.

“Destinasi wisata seperti ini yang harus di dukung penuh untuk ke depannya lebih maju. Baik itu warga desa maupun Kabupaten Seluma sendiri dalam bentuk Pendapatan Asli Daerah (PAD),” bebernya.

Pimpinan DPRD Seluma mengharapkan agar saling bersinergi dalam membangun. Termasuk mengurus pengalihan status kawasan jalan yang berjarak 11 Km tersebut bisa dibangun.

“Tidak ada yang tidak mungkin dilakukan. Bersama-sama kita ke kementrian untuk memproses ini, serta perlu diingat, lagi lokasi wisata alam ini tidak ada di kabupaten kota lainnya melainkan di Lubuk Resam Seluma,” ujarnya.
Sehingga ke depan, di tahun ini ataupun tahun 2022 mendatang, anggaran sudah bisa digelontorkan ke Lubuk Resam ini. Seperti diketahui, jika berkunjung ke kawasan Lubuk Resam ini, pengunjung akan mendapatkan keindahan alam yang sejukkan mata yang tidak bisa didapatkan di provinsi lainnya. Seperti pada alam pedesaan yang asri terbebas dari hiruk pikuk. Pemandian sumber air panas yang baru saja dibuat dengan dana desa (DD) tahun 2020 dan telah dikelola dengan baik.

Suasana hutan belantara yang mengitari kawasan desa. Serta air terjun dengan ketinggian 200 meter. Termasuk beberapa gua alam yang mempesona. Yang lokasi ini tidaklah ada di kawasan lain melainkan Kabupaten Seluma, Desa Lubuk Resam. (333)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*