PGSD Formasi CPNS Terbanyak

Formasi CPNS

Tes CPNS Terkendala Komputer

BENGKULU, Bengkulu Ekspress– Pelaksanaan tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) semakin dekat. Ada 2.650 kuota formasi CPNS se-Provinsi Bengkulu yang harus diperebutkan. Berdasarkan data berhasil dihimpun Bengkulu Ekspress, lulusan jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) paling banyak kuotanya.

Untuk di Rejang Lebong sendiri jurusan PGSD sebanyak 69 kuota, disusul jurusan Pendidikan Agama Islam sebanyak 28 kuota. Ini belum ditambah kuota dari daerah lain yang akan diumumkan tepat 19 Desember 2018 nanti.

Sementara, khusus untuk tes CPNS Pemerintah Provinsi (Pemprov) dari 30 jurusan yang bisa daftar CPNS, program studi S1 Pendidikan Luar Biasa (PLB) atau guru Sekolah Luar Biasa (SLB) yang terbanyak akan direkrut pada formasi tenaga kesehatan.

Setidaknya untuk di pemprov yang direkrut ada sebanyak 26 orang. Kemudian untuk kuota kedua terbanyak direkrut untuk sarjana pendidikan matematika yaitu 24 orang.  Lalu kuota terbanyak ketiga, sarjana komputer untuk menduduki posisi guru Teknologi Informasi Komunikasi sebanyak 15 orang.

“Ini masih sementara. Nanti resminya kita umumkan pada tanggal 19 September,” terang Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu, Ir Diah Irianti MSi, kemarin (17/9).

Setelah diumumkan secara terbuka pada tanggal 19 September nanti, maka pelamar bisa langsung mengakses pendaftaran tes CPNS di situs resmi pemerintah pada portal http://sscn.bkn.go.id. “Silahkan pantau di situs resmi,” ungkapnya.

Diah juga menegaskan, untuk akreditasi di Universitas tidak dibatasi. Asalkan universitas itu telah terakreditasi, maka lulusan serjananya bisa mendaftar. Baik itu akreditasi A, B dan C. “Soal akreditasi tidak perlu khawatir, asal terakreditasi maka boleh mendaftar,” pungkas Diah.

UPT BKN Kekurangan Komputer

Pelaksanaan tes CPNS tampaknya bakal menemui kendala. Pasalnya, Unit Pelayanan Teknis (UPT) Badan Kepegawaian Negara (BKN) Perwakilan Bengkulu belum siap secara teknis melaksanakan tes CPNS dengan sistem computer assisted test (CAT)

Sampai saat ini gedung megah tiga lantai itu hanya memiliki 50 unit komputer siap operasi. Sementara yang akan mengikuti tes CPNS menggunakan sistem CAT diprediksi ribuan orang. Baik itu pelamar mengambil kuota di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu maupun kabupaten/kota.

Dari pantauan Bengkulu Ekspress di sekitar ruangan bawah, banyak ruangan kosong. Tempat tempat registrasi calon peserta CPNS juga belum siap secara teknis. Di lantai dua, pegawai UPT BKN hanya menerangkan tempat lantai dua itu dijadikan ruang tunggu peserta. Namun, ruang tunggu itu masih terlalu sempit, jika nantinya ada ribuan peserta yang akan ikut tes CPNS.

Lantai 3 sebagai ruang tes CAT, juga hanya satu ruangan yang berisi komputer. Sementara ruang lain, belum ada satupun komputer.  Kepala UPT BKN Bengkulu, Joko Warsito SKom MM yang tidak berada di tempat, berhasil BE konfirmasi.

Ia mengaku, memang secara teknis kompternya sangat terbatas hanya ada 50 unit. Pihaknya juga telah mengajukan pengadaan komputer sebanyak 400 unit, namun hingga saat ini belum ada kabar dari BKN Pusat. “Ya kalau komputer kita hanya ada 50 unit saja,” terang Joko kepada Bengkulu Ekspress, kemarin (17/9).

Secara teknis memang belum sangat siap untuk diselenggarakan tes CAT di UPT BKN itu. Jika nantinya peserta membludak, UPT BKN memastikan akan mendirikan tenda didepan BKN, untuk menampung peserta untuk bergantiaan tes CPNS menggunakan komputer.

Joko mengatakan, tes CPNS secara CAT itu dipusatkan di UPT BKN. Namun demikian, jika nanti tetap kekurangan komputer, UPT BKN bisa berkerjasama dengan pihak Universitas Bengkulu (Unib). “Kita bisa kerjasama dengan salah satu universitas,” paparnya.

Meski demikian, pihak UPT BKN masih menunggu petunjuk secara teknis dari BKN RI. Karena sampai saat ini, pihaknya belum mendapatkan Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis) terkiat rekrutmen CPNS tersebut.



Termasuk juga tetap akan berkoordinasi, agar tetap bisa dilakukan penambahaan komputer dari BKN. “Petujuk selanjutnya kami belum menerima. Jadi kami masih menunggu untuk pelaksanaan itu,” tambah Joko. Secara teknis, nanti sebelum melakukan CAT, maka peserta akan melakukan registrasi di ruang administarasi lantai satu. Kemudian para peserta akan menunggu diruang tunggu lantai 2.

Setelah namanya muncul untuk melakukan tes CAT, maka semua perlengkapan yang dibawa, baik itu tas maupun handphone akan disimpan diruangan penitapan. Untuk masuk ke lantai 3 tempat tes CAT itu, peserta tidak diperbolehkan membawa apapun.

Panitia nantinya akan menyiapkan segala pelengkapan teknis, seperti pena dan buku catatan. Joko juga mengakui, tidak ada kendala selain kompter. Untuk fasiltias internet, dipastikan lancar. Kemudian listik, juga disiapkan antisipasi ketika listrik padam secara mendadak. Sehingga komputer yang ada tinggal mati ketika listik padam.  “Kalau internet aman, listrik aman tidak ada kendala,” paparnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Nopian Andusti SE MT mengatakan, kekurangan komputer itu akan dicarikan alternatif. Salahnya alternatif itu bekerjasama dengan pihak universitas. “Nanti kita bekerjasama dengan univestasi kalau kurang komputer,” ujar Nopian.

Termasuk untuk anggaran penyelenggaraan tes CPNS itu juga minim. Pasalnya pemprov hanya menganggarakan Rp 200 juta untuk seleksi tes CPNS. Meski demikian, Nopian memastikan dengan keterbatasan itu, pemprov optimis penyelenggaraan tes CPNS bisa berjalan sukses. “Insyallah kita siap,” tuturnya. (151)


Formasi CPNS Rejang Lebong