PGE-Pemkab Gelar Pelatihan Skipper

BUKA (1)
ERICK/Bengkulu Ekspress
BUKA : Secara resmi Bupati Lebong H Rosjonsyah SIP MSi didampingi Project Manager PT PGE Proyek Hululais H Hasan Basri, Dandim 0409 R/L ketika membuka pelatihan Skipper.

LEBONG, Bengkulu Ekspress– Sebanyak 30 orang peserta dari 3 kecamatan (Lebong Selatan, Rimbo Pengadang, dan Topos) mengikuti sertifikasi dan pelatihan Skipper atau pemandu arung jeram. Pelatihan ini merupakan upaya dukungan dari PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) proyek Hululais, mendukung program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong dalam peningkatan pariwisata.

Kegiatan sendiri langsung dibuka oleh Bupati Lebong H Rosjonsyah Sip MSi, Sabtu (11/8) di Desa Talang Ratu Kabupaten Lebong, didampingi Vice Presiden Driling PGE, Agus A Zuhro, Project Manager PT PGE Hululais, Dandim 0409 R/L, Sekda Lebong H Mirwan Effendi SE MSi, Kepala Bappeda sekaligus Ketua Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI), Ir Eddy Ramlan serta tamu undangan lainnya. Dimana untuk pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi Skipper sendiri, Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Pengkab Lebong mengundang Instruktur-instruktur nasional untuk melatih dan menularkan ilmunya kepada para peserta.

Dikatakan Project Manager PT PGE Proyek Hululais, H Hasan Basri, ini merupakan komitmen untuk turut serta membantu pemerintah dalam pengembangan potensi pariwisata, salah satunya potensi destinasi arung jeram yang ada di Kabupaten Lebong.

“Kita ketahui bersama potensi arung jeram di Kabupaten Lebong sangat baik, untuk itulah harus didukung dengan Skipper yang berpengalaman,” jelasnya, kemarin.

Sementara itu Bupati Lebong, H Rosjonsyah SIP MSi, mengucapkan banyak terima kasih kepada PT PGE Proyek Hulu Lais yang telah membantu dan membangun sinergi dengan Pemkab Lebong dalam rangka mengembangkan potensi arung jeram sebagai destinasi andalan Lebong dalam sektor pariwisata. “Sudah banyak yang dilakukan oleh PT PGE Hululais bagi Lebong meski masih taraf proyek, harapan kita kedepan bisa ditingkatkan lagi,” ucap bupati.



Untuk itulah bupati meminta kepada seluruh OPD dan masyarakat Lebong agar segera berproduksi, sehingga harapan menjadikan Lebong menjadi lumbung energi bisa terwujud yang nantinya akan berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Lebong. “PGE terus mendukung kita, maka tidak salahnya kita juga harus mendukung mereka,” ajak bupati.

Bupati juga meminta kepada seluruh peserta pelatihan, dapat mengikuti kegiatan dengan serius, sehingga ilmu yang didapat bisa berguna bagi pengembangan pariwisata Lebong khususnya arum jeram yang sangat memiliki potensi. “Jangan main-main mengikuti kegiatan ini, karena tanggung jawab menjadi seorang Skiper itu sangatlah besar,” tegas bupati.

Ditambahkan Ketua FAJI Lebong, Ir Eddy Ramlan, kegiatan pelatihan Skipper sendiri merupakan salah satu wujud komunikasi dan sinergitas yang baik antara PT PGE Proyek Hululais dengan Pemkab Lebong bersama FAJI. “Kita sangat berharap kedepan destinasi arung jeram semakin menarik wisatawan datang ke Lebong dan juga bisa melahirkan atlet arung Jeram Lebong yang handal,” harapannya.

Sementara itu, salah seorang peserta pelatihan, Feri, mengucapkan terima kasih banyak kepada PT PGE proyek Hululais, Pemkab Lebong serta FAJI Lebong yang telah memberikan kesempatan keapda dirinya dan peserta lain untuk mendapatkan ilmu yang sangat bermanfaat seperti ini.

“Dengan pelatihan ini, selain bisa menyalurkan hobi arum jeram namun bisa membuka lapangan pekerjaan bagi pemuda Lebong bidang arum jeram,” singkatnya. (614)