Petugas Pelayan Publik di Bentent Gunakan Vaksin Biofarma

 

BENTENG, bengkuluekspress.com– Berbeda dengan vaksin yang diberikan kepada tenaga kesehatan (Nakes), penyuntikan vaksin gelombang kedua, yaitu untuk masyarakat dan PNS/pertugas pelayan publik bakal menggunakan vaksin jenis lain.
Informasi didapat, vaksin untuk petugas pelayan publik akan menggunakan produk dalam negeri, yaitu produksi Biofarma.
“Informasi didapat dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi, vaksin untuk pelayan publik menggunakan produk Biofarma,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Benteng, Ns Gusti Miniarti SKep MH, melalui Kabid P2PL, Barti Hasibuan SKM.
Disampaikan Barti, penyuntikan vaksin kepada kelompok pelayan publik rencananua akan dimulai pada 1 Maret 2020. Diantaranya, personel Polri, TNI, Kejaksaan, KPU, Bawaslu, Perbankan, petugas bandara, terminal, PLN, PDAM, serta petugas pelayan masyarakat lainnya.
“Bahkan, para pedagang pasar juga masuk kedalam petugas pelayan publik. Kami akan meminta bantuan seluruh Fasyankes/ Puskesmas untuk melakukan pendataan pedagang di semua pasar se-Kabupaten Benteng, ” jelasnya.
Mengingat jumlah petugas pelayan publik sangat banyak, Barti mengatakan, pendistribusia vaksin akan dilakukan langsung ke semua Puskesmas.
“Kami belum mengetahui kapan waktu pendistribusian vaksin. Masih menunggu petunjuk provinsi, ” tegasnya.
Untuk diketahui, vaksin yang didastribusikan tahap pertama berjumlah sebanyak 1.760 dosis jenis sinovac. Dari keseluruhan, 1.317 dosis telah terpakai dan 4 dinyatakan rusak. Pendataan terakhir, sebanyak 778 Nakes telah disuntik vaksin tahap I dan 539 Nakes telah divaksin untuk kedua kalinya. Masih ada sekitar 200 Nakes yang belum divaksin dan ditargetkan akan tuntas akhir Februari 2021.(135)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*