Petani Tewas di Bawah Batang Kopi


DISEMAYAMKAN : Almarhum petani kopi, Hairul Ahmad ketika berada di rumah duka untuk disemayamkan.

 

LEBONG, Bengkulu Ekspress – Salah seorang petani kopi bernama Hairul Ahmad (60) warga Desa Tangua Kecamatan Uram Jaya, ditemukan tewas di bawah batang kopi kebun miliknya di desa Tunggang Kecamatan Lebong Utara. Data terhimpun, ditemukannya korban pertama kali oleh sang istri Siti Hasimah (56) sekitar pukul 08.00 WIB kemarin (13/08). Berawal pada hari Senin (12/08), korban berpamitan kepada sang istri untuk pergi ke kebun. Namun karena korban sakit korban sedang kumat (sakit sesak nafas), sang istri meminta korban untuk tidak ke kebun. Namun korban masih tetap ingin ke kebun dengan hanya membawa bekal seadanya karena tidak akan menginap.

Akan tetapi, hingga malam korbanpun tidak pulang ke rumah. Sehingga keesokan harinya (13/08), istri langsung menyusul sang suami ke kebun. Namun alangkah terkejutnya sang istri, ketika tiba di kebun, dirnya melihat sang suami telah terjatuh dengan kondisi terlungkup di bawah pohon kopi tidak jauh dari pondok kebun.

Melihat sang suami dalam keadaan tertelungkup, sang istripun langung memeriksa keadaan korban dan terlihat muka mengalami lecet di kening, pipi dan hidung dan ketika diperiksa ternyata korban tidak bernafas lagi. Tidak sampai disitu, sang istripun langusung memeriksa kondisi tubuh sang suami, namun tidak ditemukan luka lebam atau tanda kekerasan menggunakan senjata tumpul. Selanjutnya, sang istripun langsung menghubungi pihak keluarga untuk membantu mengevakuasi korban dibawa ke rumah duka.

Kapolres Lebong, AKPB Andree Ghama Putra SH SIk melalui Kapolsek Lebong Utara, IPTU Firmansyah membenarkan atas adanya penemuan seorang warga yang meninggal dunia di kebun.

“Ia kita telah menerima laporan dan langsung melakukan tindakan,” jelasnya, kemarin (13/08).

Mengetahui korban meninggal di kebun, pihaknya menyarankan agar korban dibawa ke rumah sakit untuk mengetahui penyebab pasti meninggalnya korban. Akan tetapi pihak keluarga korban menolak karena kejadian tersebut adalah musibah.

“Selanjutnya korban hari ini (kemarin) telah dimakamkan pihak keluarga,” tutup Kapolsek Lebong Utara.(614)