Petani Mulai Tertarik Tanam Cabai

petani cabe

Mei 10, 2017 @ 15:30

MUKOMUKO, Bengkulu Ekspress – Petani di Kabupaten Mukomuko mulai tertarik dengan program pemerintah dalam perluasan tanaman cabai keriting di daerah tersebut. Bulan ini sekitar 40 hektar  disiapkan lahannya oleh delapan kelompok tani yang berada di wilayah   Kecamatan Lubuk Pinang, V Koto, XIV Koto, Kota Mukomuko, Penarik, Air Rami dan Kecamatan Teramang Jaya.

“Lahan untuk tanaman cabai keriting sudah siap di sejumlah kecamatan,” kata  Kepala Bidang Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Hari Mustaman. Ia mengatakan, bibit cabai yang akan di tanam oleh 8 kelompok tani untuk lahan seluas 40 hektar itu nanti seluruhnya bantuan dari Pemerintah Provinsi Bengkulu.

“Bantuan bibit cabai didistribusikan provinsi, berdasarkan usulan dari kelompok tani sejak beberapa waktu yang lalu. Kelompok tersebut tinggal menunggu bantuan bibit datang, karena untuk verifikasi kelompok seluruhnya sudah selesai,” katanya.

Petani mulai tertarik menanam cabai, kata Hary,  dikarenakan harga   yang dijual di  daerah tersebut stabil.  Bahkan sejak beberapa bulan terakhir, harga cabai keriting di pasaran paling rendah Rp 20 ribu/kg.  Serta tidak menutup kemungkinan terus mengalami  kenaikan harga. Jika lahan seluas 40 hektar selesai seluruhnya ditanami cabai oleh  delapan  kelompok tani. Luas lahan tanaman cabai di daerah ini  sekitar 140 hektar yang tersebar dibeberapa wilayah kecamatan. Karena sebelumnya ada 100 hektar  yang juga dikelola oleh kelompok tani dan sudah menghasilkan.

“Hasil panen sangat bagus. Setiap minggu petani mampu memetik cabai hingga ratusan kilogram untuk di jual di pasaran,” ungkapnya. (900)