Petani Mukomuko Berharap Harga Sawit Tembus Rp 2000/kg

MUKOMUKO, bengkuluekspress.com – Awal Januari tahun 2021 memberikan angin segar bagi petani sawit di Kabupaten Mukomuko. Pasalnya, harga pembelian sawit di pabrik pengolahan minyak mentah atau CPO, terus merangkak naik dan petani berharap harga bisa mencapai diatas Rp 2.000/kg. “Kami petani berharap harga bisa diatas Rp 2.000/kg,” ungkap Petani Sawit Mukomuko, Roin dikonfirmasi kemarin. Menurutnya jika harga sudah mencapai Rp 2.000/kg, hasil yang di dapat lumayan dan pemeliharaan kebun dapat dilakukan dengan baik. Seperti di pupuk dan di bersihkan. Hingga hari ini (kemarin), harga tertinggi Rp 1.900/kg atau mengalami kenaikan sekitar Rp 50/kg. Harga tertinggi itu hanya di satu perusahaan yaitu pabrik PT USM. Sedangkan perusahaan lainnya, membeli buah sawit petani di bawah harga tersebut, tetapi harga masih cukup tinggi. PT Sapta Rp 1.800, PT KSM Rp 1.810, PT MMIL Rp 1.780, PT SSS Rp 1.810, PT SAP Rp 1.810, PT KAS Rp 1.780, PT DDP Rp 1.800, PT BMK Rp 1.840 dan PT GSS sebesar Rp 1.840/kg. “Harga – harga tersebut berlaku di tingkat di pabrik,” ungkap Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Junaidi SP melalui Kepala Seksi Perizinan Budidaya Tanaman Perkebunan, Sudiyanto SP. Menurutnya jika petani menjual buah sawitnya ke toke atau tengkulak, dipastikan harganya lebih murah. Meskipun petani menjual ke toke sawit, petani masih cukup mendapatkan keuntungan. “Kami mengimbau silakan petani memanfaatkan harga yang tinggi saat ini. Sehingga perekonomian masyarakat khususnya petani sawit semakin meningkat. Dan dengan harapan harga beli buah sawit di tingkat pabrik bisa mencapai di angka Rp 2.000/kg,” ungkapnya. (900)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*