Petani Minta Perbaikan Irigasi

Sawah
Foto: ilustrasi

Mei 10, 2017 @ 14:20

TEBAT KARAI, Bengkulu EkspressĀ  – Ratusan petani sawah di Desa Tertik Kecamatan Tebat Karai Kepahiang, mengharapkan adanya perbaikan irigasi di desanya. Karena kerusakan irigasi tertik mengancam keberlangsungan pertanian untuk 80 hektar lahan persawahan masyarakat. Sehingga bisa menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat setempat, terutama bagi penggarap lahan persawahan.

“Awalnya jembatan itu kurang dari sepuluh meter, karena belum ada perbaikan maka jebolnya bertambah besar,” tuturĀ  Jhon Haryadi, Selasa (9/5/2017).

Jebolnya irigasi semakin melebar hingga laju ari sudah tidak mampu mengaliri sawah yang selama ini bergantung dengan irigasi air tertik. Warga mengharapkan adanya perbaikan secepatnya agar irigasi tidak semakin hancur.

“Jika musim panas sawah-sawah di sana bergantung dengan irigasi, saat musim hujan bisa saja menjadi sawah tadah hujan. Hingga air bisa dipenuhi oleh alam, kalau musim panas hanya irigasi yang diandalkan,” ungkapnya. (320)