Petani Minta Bibit Sertifikasi

TUBEI,BE – Saat ini beberapa petani di Kabupaten Leong sudah mulai mengolah lahan sawahnya. Hal ini dmaksudkan agar pada awal Desember hingga Januari 2015 mendatang para petani telah siap untuk memasuki musim tanam 2015. Namun demikian, para petani saat ini masih membutuhkan dan menginginkan adanya bantuan bibit yang berkualitas dan telah bersertifikasi. Hal ini guna menunjang hasil panen yang maksimal di tahun 2015 mendatang.
Seperti yang disampaikan salah satu petani Desa Ujung Tanjung Kecamatan Lebong Sakti, Mu’in, saat ini para petani sangat mengharapkan adanya bantuan bibit unggul untuk turun tanam 2015.
“Mudah-mudahan saja ada bantuan bibit unggul untuk turun tanam 2015 nanti. Siapa tahu hasil panen tahun depan bisa lebih meningkat dibandingkan tahun 2014 ini,” jelas Mu’in.
Hal senada disampaikan Nil, para petani saat ini hanya memiliki bibit seperti tahun 2014, diketahui untuk hasil panen 2014 ini beberapa lahan sawah petani mengalami penurunan hasil. Hal tersebut kemungkinan dikarenakan akibat bibit yang kurang baik, hama dan kurangnya pupuk.
“Kita harap pemerintah bisa mencarikan solusi agar hasil panen tahun 2015 bisa melimpah. Kemudian kami juga minta Pemerintah dapat mengawasi dan mengatur pupuk bersubsidi tersebut supaya tidak sulit dicari saat petani membutuhkan,” ungkap Nil.
Terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lebong, Sumiati mengatakan saat ini Lebong sudah mampu memproduksi sendiri bibit atau benih padi yang bersertifikasi. Bahkan produksi benih di BBI Desa Suka Bumi Kecamatan Lebong Sakti sudah bisa memenuhi kebutuhan untuk petani Kabupaten Lebong.
“Karena itu kita berharap para petani juga dapat memanfaatkan benih padi yang kita produksi sendiri,” kata Sumiati.
Diucapkan Sumiati, untuk meningkatkan hasil produksi pertanian berupa gabah dan padi petani di Kabupaten Lebong, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertan) Lebong mengimbau seluruh petani agar menggunakan bibit yang bersertifikasi. Ini dimaksudkan agar saat panen nanti dapat menghasilkan padi yang berkualitas dan juga meningkatkan hasil panen itu. (777)