Petani di Bengkulu Selatan Tewas Dibunuh

Petani bengkulu Selatan Tewas dibunuh
ASRI/BE
TEWAS: Petani tewas dibunuh dengan luka tusukan di dadanya.

ULU MANNA, Bengkulu  Ekspress – Naas dialami Sadar (50), warga desa Cugug Padang, Pino Raya, Kabupaten Bengkulu Selatan. Pria berprofesi sebagai petani ini tewas dengan cara menggenaskan. Nyawanya berakhir ditangan En (23), warga Desa Padang Mumpo, Pino, Kabupaten Bengkulu Selatan. En, mengaku membunuh korban karena ada dendam lama. Dengan cara menusuk korban menggunakan sebilah pisau.

“Saya ada dendam sama dia ( korban red),” kata En.

En menuturkan tempat kejadian perkara (TKP) dia membunuh korban di daerah perkebunan di Desa Air Tenam,Ulu Manna, Rabu (17/5). Pembunuhan dilakukan sekitar pukul 19.00 WIB di pondok milik korban.

Saat itu terduga pelaku berselisih paham dengan korban. Perseteruan semakin memanas lalu terjadilah penusukan pada dada korban berkali kali hingga membuat korban tidak bernyawa lagi.

Usai penusukan itu, En pulang ke Desa Talang Tinggi, Ulu Manna, ke rumah saudaran korban Safar. Setelah itu, En menelpon orang tuanya memberi tau dirinya telah membunuh Safar.

Orang tua En datang. Kemudian orang tua En bersama En pulang ke rumah mereka untuk mengobati luka di kaki En. Setelah itu, En diantar orang tuanya menyerahkan diri, ke Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Pino, Kabupaten Bengkulu Selatan.

Kapolres BS Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Rudy Purnomo, Sarjana Ilmu Kepolisian Master Hukum (SIK MH) melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Inspetur Satu (Iptu) Ahmad Khairuman, SE, membenarkan adanya peristiwa pembunuhan tersebut.

Dijelaskannya, setelah terduga pelaku menyerahkan diri ke Polsek Pino, lalu dijemput dan dibawa ke Kepolisian Resort (Polres) Bengkulu Selatan, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

“Saat ini terduga pelaku kami amankan di polres. Korban diotopsi di rumah sakit. Kami masih mendalami motif terduga pelaku menghabisi nyawa korban,” ujar Ahmad. (369)