Petani Bawang Diminta Ulet


KEPAHIANG, Bengkulu Ekspress – Bawang merupakan jenis tanaman yang diharapkan oleh Dinas Pertanian menjadi jenis tanaman yang bisa dikembangkan secara berkelanjutan. Program pengembangan bawang di Kabupaten Kepahiang bukan tanpa alasan. Karena bawang merah merupakan tanaman yang sangat cocok dibudidayakan di Kabupaten Kepahiang dan memiliki harga jual yang cukup tinggi.

Menurut Kadis Dispertan Kepahiang, Hernawan SPKP melalui Kabid Hortikultura, Budi SP, untuk mencapai keberhasilan budidaya bawang merah ini petani harus ulet dan telaten.

“Memang bawang ini mrmiliki harga bersaing, akan tetapi petani harus ulet,” ungkapnya. Oleh karena, lanjutnya, bawang merah merupakan jenis tanaman yang memerlukan perhatian penanaman rutin perhari hingga masa panen.



“Waktu panen dari tanam hingga panen cukup 2 sampai 3 bulan, tapi perhari bawang ini harus diperhatikan dan tidak bisa kurang air,” sampainya. Tak hanya itu saja, Ia juga menyampaikan, perhatian perhari yang diperlukan oleh bawang merah lantaran apabila bwang yang ditanam mengalami kerusakan karena hama, persebaran penyakit berlangsung cepat.

“Untuk itulah memang kontrolnya harus aktif, selain itu keberhasilan petani bawang ini ditentukan dari petani itu sendiri,” ungkap Budi. (320)