Pesona Air Terjun Tri Muara Karang di Sindang Kelingi

ARY/Bengkulu Ekspress Air Terjun Tri Muara Karang di Desa Belitar Seberang Kecamatan Sindang Kelingi yang masih minim sarana dan prasarana.
ARY/Bengkulu Ekspress Air Terjun Tri Muara Karang di Desa Belitar Seberang Kecamatan Sindang Kelingi yang masih minim sarana dan prasarana.

Air Terjun Hangat dan Dingin, Tapi Minim Sarana

Pesona Air Terjun Sindang Kelingi mengundang decak kagum siapa saja yang berkunjung ke Air Terjun ini. Namun sayang, air terjun ini masih minim sentuhan pembangunan. Padahal, di sini ada air terjun yang terdapat air hangat dan air terjun dingin. Bagaimana keindahannya? berikut laporannya;

ARI APRIKO, Sindang Kelingi

Objek Wisata Air Terjun Tri Muara Karang berada di Desa Belitar Seberang Kecamatan Sindang Kelingi Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu.

Untuk menuju lokasi wisata yang terdapat beberapa air terjun ini, wisatawan bisa melalui dua jalur, yaitu melalui Desa Belitar Muka Kecamatan Sindang Kelingi atau melalui Desa Sindang Jati Kecamatan Sindang Kelingi.

Namun saat ini akses jalan yang sering digunakan para pengunjung untuk menuju air terjun ini yaitu melalui Desa Sindang Jati, karena dari Desa Sindang Jati ini pengunjung hanya perlu menempuh jarak sekitar 2 Km.

Hanya saja akses jalan dari Desa Sindang Jati ke lokasi Air Terjun Tri Muara Karang masih jalan pengerasan, sehingga bila menggunakan kendaraan roda empat, harus kendaraan dengan spesifikasi khusus, karena disepanjang jalan kita banyak menemukan batu-batu berukuran besar yang bermunculan. Dan saat musim hujan, tak jarang mobil pengunjung terjebak dan susah keluar, terlebih lagi di tanjakan menuju lokasi parkir.

Setelah tiba di lokasi parkir, perjuangan pengunjung belum selesai. Untuk menuju air terjun yang memiliki suhu hangat dan air terjun tertinggi di kawasan tersebut, pengunjung harus menuruni tebing dengan kemiringan mencapai 90 derajat. Kondisi jalan yang ekstrem tersebut juga masih minim pengaman, di bagian atas pengelola hanya menempatkan satu kabel sling untuk pegangan para pengunjung yang menuruni tebing batu, kemudian di bagian bawahnya pengunjung harus hati-hati karena sepanjang jalan tidak ada pengaman yang tersedia sedangkan disisi kirinya merupakan aliran air terjun dengan air hangat. Bila tak hati-hati, pengunjung akan terpeleset dan bisa masuk ke dalam jurang dengan kedalaman puluhan meter.

Tapi setelah tiba di dasar jurang, lelah pengunjung akan sirna seketika melihat keindahan Air Terjun Tri Muara Karang. Suara air yang jatuh dari ketinggian sekitar 100 meter menghasilkan bulir-bulir embun langsung menerpa dan menyejukkan badan pengunjung.

Di dasar air terjun ini, pengunjung bisa melakukan sejumlah aktivitas mulai dari foto hingga mandi dan bermain air. Setelah puas bermain air, pengunjung bisa melakukan relaksasi di air terjun yang mengeluarkan air hangat di dinding tebing maupun berendam di kolam pemandian air hangat yang tak jauh dari lokasi parkir kendaraan.

Ujang (47) salah pengelola Air Terjun mengungkapkan, Air Terjun Tri Muara Karang mulai dibuka untuk pengunjung beberapa tahun lalu. Hanya saja hingga saat ini akses jalan maupun fasilitas di kawasan air terjun tersebut belum ada sentuhan dari pembangunan dari Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, meskipun Ujang mengaku pihaknya sudah berulang kali mengusulkan pembangunan.

“Kalau yang datang sudah rame, wisatawan dari luar negeri maupun wisatawan lokal dari berbagai daerah baik dari Bengkulu maupun luar Bengkulu, yang mereka keluhkan hanyalah jalan menuju kawasan ini,” terang Ujang.

Kalau untuk keindahan air terjun sendiri, menurut Ujang tidak mengecewakan para pengunjung, terlebih lagi di lokasi tersebut tidak hanya ada satu air terjun, namun beberapa air terjun yang bisa dikunjungi pengunjung dengan lokasi yang berdekatan, air terjun yang ada baik yang memiliki suhu air dingin maupun suhu hangat, dikawasan tersebut juga terdapat kolam pemandian air panas.

“Untuk total air terjun di kawasan ini ada sekitar 9 air terjun, namun yang sudah bisa dikunjungi yaitu ada 5 air terjun,” paparnya.

Sementara itu, untuk biaya masuk ke kawasan Air Terjun Tri Muara Karang sendiri, untuk satu orang dikenakan biaya sebesar Rp 3 ribu, kemudian untuk parkir kendaraan roda empat sebesar Rp 10 ribu, sedangkan kendaraan roda dua sebesar Rp 5 ribu, namun bila berboncengan menjadi Rp 10 ribu.

Pengunjung sendiri akan banyak mengunjungi kawasan air terjun tersebut saat akhir pekan maupun saat libur nasional. Menurut Ujang pengunjung yang datang baik menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Sementara itu, Fahrul (38) salah satu pengunjung memuji keindahan Air Terjun Tri Muara Karang. Karena menurutnya masih sangat alami. Hanya saja ia menyayangkan masih minimnya fasilitas dan masih buruknya akses jalan menuju kawasan tersebut. “Kalau air terjunnya bagus sekali, bahkan bisa dibilang terbagus di Bengkulu, tapi salang jalannya masih jelek dan masih minimnya fasilitas,” ungkap Fahrul.

Bila akses jalan menuju kawasan tersebut sudah memadai, serta fasilitasnya lengkap, Fahrul memastikan objek wisata tersebut akan menjadi wisata favorit bukan hanya di Kabupaten Rejang Lebong maupun Provinsi Bengkulu. (**)