Peserta Suluk Dibatasi 550

ARY/Bengkulu Ekspress Lokasi Pengajian Ilmu Tasawwuf Thoreqat Naqsyabandiyah yang ada di Desa Suka Datang Kecamatan Curup Utara. Untuk gelombang pertama panitia membatasi hanya untuk 550 orang.
ARY/Bengkulu Ekspress Lokasi Pengajian Ilmu Tasawwuf Thoreqat Naqsyabandiyah yang ada di Desa Suka Datang Kecamatan Curup Utara. Untuk gelombang pertama panitia membatasi hanya untuk 550 orang.

CURUP, Bengkulu Ekspress – Pengajian Ilmu Tasawwuf Thoreqat Naqsyabandiyah kembali menggelar pengajian pada bulan Ramadan kali ini. Dimana untuk peserta gelombang pertama panitia sudah membatasi sebanyak 550 orang.

“Untuk gelombang pertama sudah kita batasi jumlahnya yaitu hanya untuk 550 orang saja,” terang Ketua Umum Pengajian Ilmu Tasawwuf Thoreqat Naqsyabandiyah Drs Kemas Rezi Susanto, MPdI.

Namun menurut Rezi, untuk jumlah peserta yang mendaftar ke panitia jumlahnya sudah mencapai 674 orang. Bahkan Rezi mengaku jumlah tersebut diprediksi akan terus bertambah, karena pendaftaran peserta masih mereka buka.

“Nanti yang tidak cukup untuk gelombang satu akan kita ikutkan pada gelombang II,” terang Rezi.

Pelaksanaan pengajian lmu Tasawwuf Thoreqat Naqsyabandiyah yang dilaksanakan di Desa Suka Datang Kecamatan Curup Utara Kabupaten Rejang Lebong tersebut akan dilaksanakan dari hari ketiga puasa hingga hari ke-12 untuk gelombang ke satu. Sedangkan untuk gelombang kedua akan dimulai pada tanggal 14 hingga 23 Ramadan.

Lebih lanjut Rezi menjelaskan, karena peserta saat ini sudah melebihi dari kuota, maka yang akan masuk gelombang pertama akan melihat jarak peserta dari lokasi Pengajian Ilmu Tasawwuf Thoreqat Naqsyabandiyah atau dikenal juga dengan nama suluk. Selain itu juga berdasarkan siapa yang pertama kali mendaftar.

“Untuk gelombang pertama adalah peserta yang dari daerah-daerah jauh terutama dari luar Sumatera. Dimana untuk yang sudah mendaftar saat ini paling jauh dari Nusa Tenggara Timur,” jelas Rezi.

Dalam pelaksanaan Suluk sendiri, Rezi mengaku pihaknya akan terus berkomitmen sesuai dengan kesepakatan dengan pemerintah Kabupaten Rejang Lebong. Salah satunya dengan menyediakan tempat yang layak. Dimana untuk tempat kegiatan suluk sendiri, panitia telah menyiapkan tempat dengan luas 1 X 1 meter.

“Kita akan tetap mematuhi semua kesepakatan yang kita telah buat,” papar Rezi.

Bahkan, untuk melihat jauh mana kesiapan panitia suluk dalam melaksanakan kegiatannya, Rabu (9/5/2018) kemarin dilaksanakan rapat koordinasi di aula Mapolres Rejang Lebong bersama sejumlah pihak terkait lainnya. Kemudian acara dilanjutkan dengan peninjauan lokasi suluk yang ada di Desa Suka Datang Kecamatan Curup Utara. (251)