Peserta Fahmil Qur’an Menurun

CURUP, BE – Fahmil Qur’an menjadi salah satu cabang lomba Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-39, yang diselenggarakan dalam rangka gebyar Muharam 1434 Hijriah.  Namun sayangnya, kegiatan yang berlangsung di Balai Agung lapangan Setia Netara Curup Senin (19/11), tahun ini hanya diikuti 9 grup khafilah, menurun dari gebyar Muharam tahun sebelumnya, senyak 12 grup khafilah dari 15 kecamatn yang ada di Kabupaten Rejang Lebong.

“Kami tidak tahu alasan kenapa jumlah peserta menurun dari tahun lalu.  Hanya 9 kecamatan yang mengirimkan khafillah untuk cabang lomba ini,” kata panitia lomba Fahmil Qur’an, Yoni Safari SPdI kepada wartawan, kemarin.

Dijelaksan Yoni, Fahmil Qur’an merupakan cabang lomba yang terus dilaksanakan setiap tahun sebagai program evaluasi pembangunan pemerintah pada peringatan tahun baru Islam.  Dalam lomba tersebut, para peserta diberikan pertanyaan seperti cerdas cermat yang menuntut pemahaman para peserta terhadap isi kandungan Al-Qur’an dan hadits.

“Pertanyaan yang diberikan berhubungan dengan kepribadian dalam Islam, haji, zakat, pembagian harta warisan, hadits dan sejarah Islam.  Misalnya, para peserta dituntut untuk memahami kandungan ayat dalam Al-Qur’an,” terangnya.
Pantauan wartawan, kegiatan tersebut hanya diikuti oleh khafilah dari Kecamatan Sindang Kelingi, Selupu Rejang, Sindang Beliti Ulu, Curup Selatan, Curup Kota, Curup Tengah, Curup Timur, Curup Utara dan Bermani Ulu Raya.

Dewan juri yang menjadi penilai dalam lomba tersebut, diantaranya mantan Ketua MUI RL H Nasril, lalu Yuli Wahyudi, SPdI, qori  terbaik RL, dan Drs Zulkifli dari kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong. (999)