Peserta BPJS Kesehatan Banyak Turun Kelas

ARY/BE
Para peserta BPJS Kesehatan saat mendapat pelayanan di kantor BPJS Kesehatan Cabang Curup, pasca naiknya iuran BPJS Kesehatan peserta BPJS Kesehatan mulai menurunkan kelas layanan

CURUP, bengkuluekspress.com – Pasca kenaikan iuran BPJS Kesehatan untuk peserta mandiri per 1 Januari 2020 kemarin, saat ini banyak peserta BPJS Kesehatan khususnya yang ada di wilayah kerja Kantor BPJS Kesehatan Cabang Curup yang menurunkan fasilitas kelasnya.

“Pasca adanya kenaikan tarif ini, memang ada peserta kita diwilayah BPJS Kesehatan Cabang Curup ini yang menurunkan kelas layanannya,” sampai Kepala BPJS Kesehatan Cabang Curup, Syafrudin Imam Negara SSi.

Hanya saja, menurut Imam pihaknya tidak mengetahui pasti jumlah peserta BPJS Kesehatan Cabang Curup yang memilih menurunkan kelas pasca kenaikan iuran bulanannya tersebut. Karena menurut Imam pihaknya hanya bisa melakukan pencatatan untuk yang melakukan perubahan di Kantor Cabang BPJS Kesehatan Cabang Curup saja. Sedangkan untuk melalui fasilitas lainnya yaitu melalui call center BPJS Kesehatan, Mobile JKN dan Mobile Custumer Service (MCS) dan kantor-kantor BPJS Kesehatan disetiap kabupatennya.

Dimana menurutnya melalui sejumlah fasilitas tersebut banyak juga yang menurunkan kelasnya. “Kalau di kantor cabang sendiri, dari tanggal 2 Januari sampai tanggal 6 Januari baru ada 6 orang, namun bisa saja banyak memalui call center, mobile JKN maupun MCS yang jemput bola ke kantor-kantor lurah kita,” paparnya.

Menurut Imam, para peserta lebih banyak melakukan perubahan melalui call center dan mobile JKN karena memang lebih mudah dan praktis, dimana peserta tidak harus datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan melainkan cukup dari Hp mereka saja baik dirumah, dikantor atau ditempat lainnya.

Dalam perubahan kelas layanan tersebut, Imam mengaku sebagian besar peserta BPJS Kesehatan berpindah baik dari kelas I maupun kelas II ke kelas II. Menurut Imam perubahan kelas tersebut menurutnya adalah hal yang wajar, karena masyarakat juga menyesuaikan dengan keuangan mereka. Selain itu, menurut Imam dalam hal perawatan juga tidak ada perbedaan yang signifikan antaran peserta kelas I, II dan III, dimana menurutnya perbedaannya hanya pada jumlah pasien dimasing-masing kamarnya saja.

Disisi lain, terkait dengan jumlah peserta BPJS Kesehatan mandiri di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Curup sendiri mencapai 92.461 orang dengan rincian sebanyak 18.986 orang di Kabupaten Rejang Lebong, 9.969 orang di Kabupaten Lebong, 21.018 orang di Kabupaten Kepahiang dan 42.488 orang di Kabupaten Bengkulu Utara.(251)