Peserta Bina Prestasi Masih Minim

Ary, Cabang Olahraga yang ditandingkan dalam kegiatan Bina Prestasi KONI Rejang Lebong (1)

CURUP, BE – Pelaksanaan kegiatan bina prestasi yang saat ini tengah dilaksanakan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Rejang Lebong masih minim prestasi. Hal tersebut diakui oleh Humas KONI Rejang Lebong, Hasan Basri.
“Memang ada beberapa cabang olahraga yang kita lombakan pesertanya sangat minim,” jelas Hasan.
Menurut Hasan, beberapa cabang yang minim peserta tersebut diantaranya tinju. Dimana dari enam kategori yang mereka pertandingkan pesertanya hanya ada dua belas orang atau satu kategori hanya diikuti oleh dua peserta.
Terkait dengan minimnya peserta ini, menurut Hasan didasari oleh beberapa faktor diantaranya kurangnya partisipasi sekolah yang ada di Rejang Lebong. Karena menurut Hasan pada pelaksanaan kegiatan tahunan KONI Rejang Lebong tersebut pihaknya melibatkan pelajar dengan dilombakannya kategori pelajar pada 17 cabang olahraga yang mereka pertandingkan.
“Memang dukungan dari pihak sekolah-sekolah masih sangat kurang, alasan mereka cukup klasik yaitu terkait dengan masalah dana,” jelas Hasan.
Saat berbicara masalah dana, menurut Hasan ranahnya bukan pada KONI lagi, melainkan sudah pada Dinas Pemuda dan Olahraga serta Dinas Pendidikan Rejang Lebong.Karena menurut Hasan KONI ranahnya hanya melakukan pembinaan.
Selain masalah dana, masalah lain yang dihadapi adalah stigma negatif terhadap sejumlah cabang olahraga seperti biliar. Ia tidak memungkiri bahwa selama ini olahraga biliar masih memberikan kesan negatif dari masayarakat kepada para pemainnya.
“Karena masih ada kesan negatif tersebut, perserta dari tingkat pelajar untuk cabang biliar ini hanya tiga orang sehingga terpaksa kita gabungkan dengan kategori umum,” jelas Hasan.
Sementara itu untuk cabang yang pesertanya cukup banyak dibandingkan dengan cabang lainnya. Menurut Hasan peserta terbanyak ada pada cabang bulu tangkis dan sepak takraw. Pada dua cabang ini jumlah pesertanya lebih dari 100 peserta.
“Kedua cabang ini memang minatnya cukup tinggi, selain minatnya tinggi kategori yang kita pertandingkan juga cukup banyak yaitu mulai dari usia dini hingga umum,” papar Hasan.
Terkait dengan pelaksanaan bina prestasi sendiri, menurut Hasan kegiatan tersebut merupakan kegiatan tahunan KONI Rejang Lebong untuk menjaring bibit-bibit atlet berprestasi di Kabupaten Rejang Lebong yang selanjutnya akan dibina KONI. Mereka yang berprestasi ini nanti akan mewakili Rejang Lebong bila ada event-event di luar Rejang Lebong baik pada skala Porvinsi bahkan hingga nasional. Kegiatan bina prestasi yang dilakukan tahun ini dimulai sejak awal September lalu dan akan berakhir pada pertengahan Oktober mendatang.(251)