Perwal Pasar Subuh Dicabut

BENGKULU,BE – Peraturan Walikota (Perwal) tentang Pasar Subuh, hari ini akan dicabut. Hal ini terkait akan direlokasinya pedagang Pasar Subuh ke Pasar Barukoto II dan akan dibangunnya Pasar Minggu Square (PSM) serta jalan yang sekarang menjadi tempat para pedagang berjualan. Hal ini disampaikan Kepala UPTD Pasar Minggu, Roni Bambang, SSos saat ditemui BE di ruang kerjanya, kemarin.

“Perwal Pasar Subuh akan dicabut besok berdasarkan hasil rapat yang dipimpin Sekda Kota Bengkulu hari Kamis dan Selasa lalu. Pak Wali tidak hadir pada saat rapat tersebut dikarenakan beliau sedang sakit,” kata Roni.
Menurut Roni setelah Perwal Pasar Subuh dicabut, besok akan dimulai relokasi para pedagang. Meskipun masih menimbulkan pro dan kontra, tapi pihaknya akan berusaha maksimal agar tanggal 15 November nanti tidak ada lagi pedagang yang berjualan di lokasi Pasar Subuh. Terlebih lagi jalan yang sekarang digunakan pedagang untuk berjualan akan diperbaiki pihak Dinas Pekerjaan umum (PU). Dan pedagang yang direlokasi bukan hanya pedagang yang berada di Pasar Subuh saja, tapi pedagang yang berada di depan Mega Mall juga akan direlokasi.
“Dalam relokasi ini, kami tetap akan menggunakan cara persuasif, dan kami sudah sering mensosialisasikan relokasi ini kepada pedagang. Dan kami memberi batas waktu sampai tanggal 15 nanti. Selain itu jalan yang sekarang dijadikan pasar akan dibangun karena sudah rusak parah. Untuk pedagang yang di depan Mega Mall, sebagian besar mereka mempunyai auning di Pasar Minggu, jadi mereka nanti diminta untuk kembali ke auning mereka,” tambah Roni.
Selanjutnya Roni menambahkan, dalam relokasi ini pemerintah akan membentuk tim yang beranggotakan dari Polres, Polsek, Pospol Pasar Minggu, Pospol Mega Mall, Kodim, Dishubkomimpo, Asisten I, II dan III, Kadis Perindag dan jajarannya, Kabag Pemerintahan, Kabag Hukum, Dinas Kebersihan, Camat Ratu Samban, dan Lurah Belakang Pondok. Semua itu akan bekerja sama untuk merelokasi pedagang Pasar Subuh dari tanggal 10 sampai 15 November.
Ditempat terpisah Kepala UPTD Pasar Baru Koto Edwin Aguspar Sukarta mengatakan pihaknya sudah menyiapkan 400 lebih lapak untuk pedagang Pasar Subuh, yang berada di sekitar Pasar Baru Koto II dan apabila tidak muat diluar, akan diletakkan di dalam, baik di lantai dasar maupun lantai atas Pasar Baru Koto II.
“Kami sudah menyiapkan tempat, semua sudah lengkap termasuk penerangan, dan kami siap menerima mereka kapan saja. Di sini nanti mereka tidak dibatasi untuk berjualan sampai jam berapa pun, asalkan mereka berjualan di lingkungan Pasar Baru Koto II dan tidak keluar dari pagar pasar,” ungkap Edwin. (cw2)