Pertamina Pastikan Ketersediaan Energi Saat Ramadhan Aman

Foto IST/ BE- Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idul Fitri Pertamina memastikan ketersediaan energi untuk masyarakat dapat terpenuhi.

PALEMBANG, bengkuluekspress.com – Satuan Tugas (Satgas) Ramadhan dan Idul Fitri Pertamina memastikan ketersediaan energi untuk masyarakat dapat terpenuhi dengan tetap memenuhi protokol kesehatan ditenga pandemi Covid-19. Bahkan, BBM dan LPG yang Pertamina siapkan melalui program Pertamina Delivery Service (PDS) dapat diantar sampai ke tempat konsumen dengan tetap berada di rumah.

General Manager RU III Plaju, Iman Syafirman mengatakan, Pertamina region Sumbagsel melalui Refinery Unit III (RU) Plaju dan Marketing Operation Region (MOR) II terus berkomitmen untuk memproduksi energi berkualitas dan menjaga keamanan serta stok di seluruh lembaga penyalur yang ada.

Menurut Iman, komitmen ini akan terus di jaga oleh Tim Satgas Rafi yang sudah bertugas sejak 8 April hingga 8 Juni 2020 nanti. Bahkan produksi kilang RU III saat ini siap mensuplai produk-produk berkualitas guna memuhi kebutuhan selama bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1441H/2020. Didukung oleh para pejuang energi kilang yang juga tetap bekerja di tengah pandemi Covid-19 ini.

“Saat ini kapasitas produksi kami turunkan menyesuaikan dengan demand (permintaan) yang menurun. Namun beberapa produk unggulan seperti Polipropilen, masih kami produksi dengan kapasitas penuh. Adapun total hasil produksi rata-rata kilang RU III Plaju sepanjang bulan April 2020 untuk produk Premium sebanyak 210,3 Million Barrel (MB) dan Solar/BioSolar 238.3 MB, serta LPG 1396,28 Metric Ton (MT),” jelas Iman, Kamis (23/4).

Sementara itu, General Manager MOR II Sumbagsel, Asep Wicaksono Hadi menyampaikan, pendistribusian hasil produk kilang RU III Plaju, didukung penuh melalui Marketing Operation Region (MOR) II Sumbagsel yang melakukan pengiriman produk-produk ke lembaga penyalur yang tersebar di 5 propinsi yaitu Sumatera Selatan, Bengkulu, Jambi, Lampung dan Bangka – Belitung dengan rincian 585 SPBU, 382 Agen LPG serta 15ribu lebih pangkalan LPG PSO dan Non PSO.

“Walaupun ditengah pandemi Covid-19 ini diprediksi tetap akan memberikan dampak penurunan konsumsi BBM, karena masyarakat mengikuti himbauan pemerintah untuk #dirumahsaja mengurangi aktivitas diluar. Namun, di sisi lain, ada peningkatan konsumsi pada LPG baik 3 kg maupun LPG non subsidi, Bright Gas,” tutur Asep.

Asep memprediksi konsumsi BBM di wilayah Sumbagsel, jenis Gasoline seperti Premium, Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo mengalami kenaikan hanya 0,6%, sedangkan Gasoil seperti Solar/BioSolar, Dexlite dan Pertamina Dex akan mengalami penurunan mencapai 14%. Dengan adanya situasi pandemic Covic-19 ini, Pertamina juga turut mengajak masyarakat untuk ikut memutus rantai penyebaran virus dengan tetap berada di rumah dan tidak melakukan kegiatan mudik nantinya. Sedangkan, untuk LPG 3 kg, selama masa Satgas Rafico Sumbagsel ini akan naik 8.4% dan LPG non subsidi rumah tangga juga naik mencapai 6.8%.

“Penurunan konsumsi LPG non subsidi menurun signifikan untuk non rumah tangga, yaitu mencapai 24.4%, hal ini dikarenakan fasilitas umum, rumah makan, hotel yang memilih menonaktifkan kegiatan operasionalnya,” pungkasnya.

Masih kata Asep, penurunan realisasi konsumsi juga diprediksi akan terjadi pada produk Avtur, Jika melihat data realisasi konsumsi sepanjang bulan April 2020 ini, penurunan Avtur mencapai 54%, hal ini dikarenakan menurunnya jumlah penerbangan di masa pandemic Covid-19 yang sehari rata-rata hanya melayani total hanya sekitar 12 penerbangan untuk 6 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) yang masuk area operasi MOR II.

“Meski demikian, semua petugas tetap bersiaga untuk terus memberikan pelayanan terbaiknya bagi dunia penerbangan terutama yang memiliki tujuan ke wilayah Sumbagsel. Pertamina berharap ibadah puasa Ramadan dapat dilaksanakan denga nyaman dan berdoa agar Covid-19 segera berlalu,” tutup Asep.(HBN/Rls)