Pertamina Bentuk Satgas Nataru

–fto Region Manager Communicaton & CSR Pertamina Sumbagsel Rifky Rakhman Yusuf–.

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Untuk mengantisipasi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan gas elpiji bersubsidi tabung gas 3 kg menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2020. PT Pertamina (Persero) wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) membentuk tim Satuan Tugas (Satgas) yang akan bekerja selama 24 jam penuh.

Region Manager Communicaton & CSR Pertamina Sumbagsel, Rifky Rakhman Yusuf.mengatakan kepada BE kemarin (8/12), “Ya tim Satgas yang akan bekerja 14 hari sebelum natal dan tahun baru dan H+14 sesudah nataru nanti.”

Ia menjelaskan, satgas ini dibentuk tidak lain untuk memastikan stok BBM dan gas alam (LPG) aman terkhusus lagi untuk wilayah Provinsi Bengkulu. Pertamina wilayah Sumbagsel pun akan menyiapkan tambahan suplai untuk mengantisipasi atas lonjakan permintaan BBM dan LPG yang biasanya meningkat dipenghujung tahun.“Untuk di Bengkulu melalui Pertamina yang ada Pulau Baii, sejauh ini berdasarkan data yang kita miliki masih tercukupi dan kondisi BBM maupun gas elpiji 3 kg tersebut aman hingga Nataru nanti,” ucapnya.

Ia menjelaskan, selain stok aman, beberapa produk BBM diantaranya seperti Pertamax dan Pertamina Dex bahkan dalam kondisi surplus. Bahkan jika dalam beberapa hari sudah habis, tangki BBM pun sudah bisa untuk kembali masuk atau lebih dikenal istilah ready stock.“Tidak ada yang mesti dikhawatirkan terkait BBM karena Pertamina juga sudah menyiapkan skema distribusi reguler, alternatif dan emergency untuk memastikan ketersediaan BBM untuk masyarakat.

Ia juga mengatakan, Pertamina di wilayah Sumbagsel juga selalu siap siaga untuk mendistribusikan BBM hingga ke wilayah pelosok atau yang dikenal dengan 3T yakni terdepan, terpencil dan terluar.”Jika ingin nikmati liburan ke luar kota bahkan luar provinsi masyarakat tidak mesti takut akan ketersediaan BBM, karena kita menyalurkan semuanya ke titik 3T tersebut,” tutupnya. (529)