Persalinan Anak Pertama Dengan Jkn-Kis

Bengkulu, bengkuluekspress.com– Perasaan bahagia terlihat jelas dari raut wajah Getri Yeni (24) seorang ibu rumah tangga warga Desa Rimbo Kedui Kabupaten Seluma menyambut kehadiran anak pertamanya melalui proses persalinan normal di bidan dengan menggunakan kartu JKN-KIS, melalui Program JKN-KIS Getri bisa mengakses pelayanan kesehatan tanpa ada kesulitan, Getri yang merupakan istri dari seorang perangkat desa di Desa Rimbo Kedui merasa sangat tertolong dan bersyukur dengan adanya program strategis nasional ini. “Besar sekali manfaat yang saya rasakan melalui Program JKN-KIS ini, saya dan suami saya baru terdaftar sebagai peserta JKN-KIS dengan cara dipotong gaji suami, baru 3 bulan dipotong gaji namun sudah bisa dilayani persalinan, sebelumnya kami sekeluarga terdaftar sebagai peserta JKN-KIS yang melalui bantuan pemerintah pusat selama 4 Tahun,” ujar Getri (6/7). Ditemui pasca melahirkan dirumahnya Getri menceritakan pengalaman persalinan pertamanya menggunakan kartu JKN-KIS.

“Dari awal dicek dan dinyatakan hamil, bidan selalu membantu dalam hal pemeriksaan sampai diberikan vitamin tambahan selama hamil, saya juga diberikan informasi tentang ilmu senam hamil, sehingga ketika proses persalinan berlangsung nantinya bisa bersalin secara normal sehingga pada akhirnya pada hari Kamis tanggal 4 juni 2020 Alhamdlillah anak kami lahir dengan sehat melalui proses persalinan normal,” jelas Getri.

Getri mengungkapkan selama proses persalinan menggunakan kartu JKN-KIS pelayanan yang diberikan baik dan tidak di beda-bedakan “Selama menggunakan kartu JKN-KIS kami mendapatkan baik pelayanan persalinan oleh Bidan Puskesmas Rimbo Kedui Kabupaten Seluma dan dari awal pemeriksaan hingga proses persalinan tidak ada satu rupiahpun kami dimintai uang oleh bidan. Pelayanannya juga sangat baik, kita puas dengan pelayanan BPJS Kesehatan,” ungkap Getri.

Getri pun berharap Program JKN–KIS ini bisa terus berjalan. “Program JKN-KIS ini tolong-menolong, kami pun berterima kasih kepada peserta lain yang rutin membayar untuk membantu kami kemaren yang baru sudah melahirkan, buat peserta lain, mari rutin bayar iuran untuk menbantu orang lain yang membutuhkan pelayanan,” tutup Getri. (RW/dw/adv)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*