Persaingan Calon KPU Prov Makin Ketat

Calon komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu menjalani tes kejiwaan di RSKJ Soeprapto Bengkulu, kemarin (21/3).
Calon komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bengkulu menjalani tes kejiwaan di RSKJ Soeprapto Bengkulu, kemarin (21/3).

28 Peserta Tes Kejiwaan

BENGKULU, BENGKULU EKSPRESS – Tim Seleksi (Timsel) KPU Provinsi Bengkulu melakukan tes kesehatan kejiwaan terhadap 28 calon komisioner KPU Provinsi, di Rumah Sakit Khusus Jiwa Soeprapto yang dimulai pada pukul 08.00 WIB, kemarin (21/3).

Hal ini dilakukan setelah sebelumnya dilakukan kesehatan jasmani yang nantinya diakumulasikan terhadap beberapa proses sebelum mendapatkan nilai dari tim medis.

“Kali ini kita menggelar tes kejiwaan terhadap calon anggota KPU yang lolos pada tahap sebelumnya. Dalam tes ini kita bekerjasama dengan managemen RSKJ Soeprapto, yang secara teknis menggunakan metode MMPI (Minnesota Multiphasic Personality Inventory),” kata Ketua Timsel, Dr Yulviperius.

Diketahui, metode tes kejiwaan MMPI ini diawali dengan ujian secara tertulis. Setiap peserta dihadapkan dengan 567 soal tentang kepribadian dan wajib menyelesaikan jawaban dengan waktu 120 menit (2 jam). Setelah itu, akan dilanjutkan dengan tes wawancara. saja, tes wawancara ini terpaksa dilakukan secara tertulis, karena keterbatasan waktu dan dokter yang menguji hanya ada 1 orang.

“Jadi, seluruh pertanyaan dalam tes wawancara kita alihkan dalam bentuk tulisan karena memang kekurangan tenaga penguji untuk dilakukan satu persatu. Maka untuk jawabannya, nanti cukup disampaikan lewat tulisan saja,” jelas dr Lucy Marturia Bangun SPKJ.

Hasil tes kejiwaan ini akan menjadi salah satu pertimbangan penting bagi tim seleksi dalam melakukan penilaian. Namun, untuk nilainya akan dilihat dari hasil akumulasi tes kesehatan jasmani. Karena, komisioner yang terpilih nantinya akan langsung bekerja dalam proses pemilihan Umum (Pemilu) 2019, yakni pada pemilihan legislatif (Pilpres) dan pemilihan Presiden (Pilpres) sehingga memerlukan kerja yang penuh waktu.

“Hasil tes kesehatan dan kejiwaan akan diakumulasikan dengan hasil tes wawancara untuk mencari 10 calon komisioner terbaik yang diusulkan ke KPU RI,” sambung Yulviperius. (805)