Perpustakaan Kunci Kesejahteraan


BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Perpustakaan menjadi salah satu kunci kesejahteraan masyarakat. Hal ini mengingat perannya yang cukup besar dalam meningkatkan literasi. Menurut United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO), suatu daerah yang memiliki tingkat literasi yang tinggi akan memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.

SDM yang berkualitas tersebut nantinya akan mengurangi angka kemiskinan di suatu daerah. Kepala Bidang Pengolahan Bahan Pustaka Perpustakaan Nasional, Suharyanto SSos MHum mengatakan, literasi memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara Perpustakaan menjadi salah satu wadah untuk meningkatkan literasi masyarakat. Sehingga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat diperlukan peran penting dari perpustakaan di daerah.

“Perpustakaan berperan penting untuk mendorong masyarakat memiliki tingkat literasi yang tinggi, semakin tinggi tingkat literasi seseorang maka semakin berkualitas dirinya,” kata Suharyanto, Kamis (19/9).

Untuk meningkatkan literasi tersebut, pihaknya bersama stakeholder terkait di Provinsi Bengkulu melakukan pertemuan dan membahas strategi terbaik untuk menarik minat masyarakat berkunjung ke Perpustakaan.

Dengan adanya pertemuan dan pembahasan ini diharapkan strategi terbaik dapat dilahirkan sehingga tujuan dari program Perpustakaan Nasional dapat tercapai. “Perpusnas memiliki beberapa program unggulan di daerah, salah satunya meningkatkan peran perpustakaan umum untuk meningkatkan SDM, mengentaskan kemiskinan, dan meningkatkan kesejahteraan melalui perpustakaan berbasis inklusi sosial,” ungkap Suharyanto.



Ia berharap dukungan dari seluruh stakeholder di Bengkulu bisa meningkatkan dunia literasi. Pasalnya, berdasarkan hasil survei World Culture Index Score 2018, tingkat literasi atau kegemaran membaca masyarakat Indonesia masih menempati urutan ke-17 dari 30 negara. “Kita ingin semua stakeholder di Bengkulu dapat mendukung peningkatan literasi daerah, sehingga kesejahteraan masyarakat semakin meningkat nantinya,” tutupnya.

Sementara itu, Asisten III Setda Provinsi Bengkulu, H Gotri Suyanto SE MSoc Sc mengatakan, program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan literasi masyarakat. Akan tetapi dapat meningkatkan keahlian dan produktivitas masyarakat, sehingga hidupnya menjadi lebih sejahtera. “Kita berharap partisipasi dari para stakeholder ini bisa memberikan rekomendasi terbaik untuk mendorong peningkatan inklusi sosial di Provinsi Bengkulu, sehingga masyarakat di Bengkulu semakin sejahtera,” tutupnya.(999)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*