Perpus Nasional Hibah Seribu Buku Baru

1. Budi/Bengkulu Ekspress
Kepala Bidang Perpustakaan Kabupaten Mukomuko Juni Kurnia Diana ketika menerima hibah ratusan judul buku dari Perpustakaan Nasional, kemarin pagi (6/9).

MUKOMUKO,Bengkulu Ekspress – Perpustakaan Nasional RI mendistribusikan sebanyak seribu eksamplar dengan 500 judul buku baru untuk Kabupaten Mukomuko. Penyerahan buku itu dilakukan kemarin pagi (6/9) di Kantor Perpustakaan Mukomuko.

“Ya, kita telah menerima sebanyak seribu eksamplar buku baru dari perpustakaan nasional,” demikian kata Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Mukomuko, Seri Utami melalui Kepala Bidang Perpustakan Juni Kurnia Diana.

Seribu eksamplar buku itu dengan berbagai judul dan bersifat umum, diantaranya dibidang pendidikan, pertanian, perkebunan, tanaman pangan, sosial dan lainnya.

Bertambahnya jumlah buku itu salah satu tujuannya untuk menambah minat baca dari semua kalangan masyarakat. Mulai dari anak usia dini, pelajar, mahasiswa/mahasiswi, serta masyarakat yang berbagai profesi dan pekerjaan yang dijalankan.

Menurutnya, buku-buku baru itu dipusatkan diorganiasi perangkat daerah. Sementara buku-buku yang lama di distribusikan ke puluhan perpustakaan yang berada di desa/kelurahan yang tersebar di daerah ini.

“Untuk jumlah buku yang didistribusikan diinventarisir lebih lanjut dahulu. Terutama perpustakaan yang aktif dan banyak pembacanya,” katanya.

Juni mengaku, minat baca masyarakat hingga ke tingkat desa cukup banyak. Ini menunjukan masyarakat di daerah ini tidak ingin ketinggalan informasi dan pengetahuan.

”Lebih banyak membaca buku, lebih banyak pengetahuan yang diperoleh. Ini minimal dipertahankan dan lebih ditingkatkan.Pihaknya terus memaksimalkan mengajak masyarakat rajin membaca,” ungkapnya.

Disisi lain tambah Juni, pada 2018 ini melalui anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Kabupaten Mukomuko, juga telah menyiapkan anggaran sekitar puluhan juta rupiah untuk membeli buku baru. Dengan target minimal 250 judul. Buku yang akan dibeli berdasarkan permintaan dari peminjam yang sebelumnya tidak ada di perpustakaan.

“Mayoritas buku yang akan dibeli mengikuti permintaan pembaca. Seperti buku-buku pedoman usaha, ekonomi kreatif dan lainnya yang belum ada di OPD, tetapi diminati pembaca,” lanjut Juni. (900)