Perontok Bulu Ayam Kalimantan Utara

Juara 1 Posyantek Berprestasi TTGN

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Alat perontok bulu ayam dari Provinsi Kalimantan Utara berhasil meraih juara 1 lomba Posyantek Berprestasi Tingkat Nasional dalam event Gelar Teknologi Tepat Guna Nasional (TTGN) ke XXI, 2019, di Kota Bengkulu. Padahal Kalimantan Utara baru pertama kalinya mengikuti event TTGN. Dengan membawa 24 alat unik, salah satunya mesin perontok bulu ayam, yang terpilih menjadi juara.

“Kami baru pertama kali mengikuti TTGN di Kota Bengkulu inilah. Alhamdulillah, mendapat juara 1 lomba Posyantek Berprestasi Tingkat Nasional.” ujar Pengawas Stand Kalimantan Utara Ta Santriono yang diwawancarai Bengkuluekspress.com, Senin (23/09/19).

Provinsi Kalimantan Utara banyak memamerkan alat yang unik di standnya, antara lain pembuat paping blok, perontok bulu ayam, pemeras santan, pemisah biji keras, pemotong daun, pembuka durian, penawar air asin menjadi air tawar,mesin rumput laut, pemisah sabut kelapa dan lainnya. Dari sekian banyaknya yang dipamerkan di stand Kalimantan Utara yang paling menarik perhatian pengunjung perontok bulu Ayam.”Mesin perontok bulu ayam ini ditemukan pada 2017 oleh Henriyanto. Mesin ini sudah banyak digunakan peternak dan pedagang ayam untuk mempermudah proses perontok bulu ayam tersebut.” jelas Tri

Ide pembuatan mesin perontok bulu ayam ini berawal dari kebutuhan daging ayam potong di Desa Laban Narit, Kecamatan Malinau Selatan, Kalimantan Utara, yang semakin meningkat. Ditambah lagi di lingkungan tersebut terdapat Perusahaan Tambang Batu tebesar di kalimantan Utara, yakni PT. Mitrabara Adi Perdana, yang membutuhkan banyak ayam untuk karyawan mereka. Hal itu memacu semangat untuk mengambil peluang bisnis beternak ayam potong guna memenuhi permintaan perusahaan itu.

Beranjak dari pemikiran tersebut kelompok tani langsung membuat alat perontok bulu ayam sederhana yang digerakkan dengan sepeda. Mengingat di daerah mereka belum ada listrik. Kalaupun menggunakan mesin bensin masih terkendala dengan kesulitan mendapat bahan bakar (BBM).

“Cara kerja alat prontok bulu ayam ini, ayam yang telah dipotong kemudian direndam ke dalam air panas sekitar 5 sampai 10 menit. Lalu dimasukkan ke dalam ember alat perontok, dan siapkan air untuk menyemprot ayam yang sudah dimasukkan ke dalam ember. Kemudian, baru putar dengan cara menggowes sepeda selama 2 sampai 3 menit.” tukas Tri

Keunggulan alat perontok bulu ayam ini mampu mempersingkat waktu proses mencabut dan membersihkan bulu ayam. Dari sebelumnya harus membutuhkan waktu 20 menit tiap 1 ayam. Sekarang hanya membutuhkan waktu 3 menit saja untuk setiap tiap 1 ekor ayam. Selain itu, juga mempercepat proses mencabut bulu ayam potong tanpa menggunakan alat yang memakai listrik dan BBM. Dengan biaya yang murah dan bermanfaat untuk masyarakat. mesin perontok bulu ayam ini sudah banyak digunakan Provinsi Kalimantan Timur.”Provinsi Bengkulu sebagai tuan rumah responnya sangat baik,” kata Tri. (Mg1)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*