Perlu Pelestarian Seni Budaya

PUTRI HIJAU,BE– Selain bidang pembangunan dan pendidikan, pemerintah diminta perlu memperhatikan pelestarian budaya di daerah. Hal ini dikarenakan selama ini perhatian di bidang ini sangat minim dan terkesan diabaikan.”Kita akui selama ini upaya pelestarian budaya khususnya Seblat dan Pekal jalannya belum maksimal, perlu adanya sinergi pemerintah dan swasta, dunia pendidikan, dan peranan media,” kata pengamat budaya Seblat,Alhakim SSos MSi.

Disebutkan, khususnya di Putri Hijau pernah dibentuk suatu wadah sebagai salah satu upaya pelestarian budaya. Seperti dibentuknaya Sanggar Bugapel (Bujang Gadis Pekal) beberapa tahun lalu dimaksudkan untuk menjembatani antara tokoh-tokoh budaya dan seni pekal yang masih menyimpan ratusan khasanah budaya. Generasi penerus yang memiliki niat keinginan untuk tetap melestarikan kekayaan budaya seni yang ada.”Awal dibentuknya wadah ini sangat menggembirakan, berikut tahun-tahun terakhir terkendala beberapa hal,” bebernya.

Selain unsur budaya seni, lingkup hiistorispun termasuk bidang pelestarian di Sanggar Bugapel. Seperti Tari Gandai Putri Tujuh Pinang Belapis, merupakan seni asli asal Seblat yang pernah membawa nama Kecamatan Putri Hijau ini di tingkat kabupaten sebagai juara lomba. Sayangnya beberapa tahun belakangan seni asli tradisional tersebut sudah jarang tampil lagi di acara-acara resmi.”Kita sangat prihatin dengan kondisi ini, karena disebabkan adanya keterbatasan anggaran pembinaan. Semestinya pemerintah daerah turun tangan untuk melestarikan aset yang dimiliki,” pungkasnya. (919)