Perempuan Garda Terdepan Bentuk Generasi Tangguh

EKO/Bengkulu EkspressKetua TP PKK Provinsi Bengkulu, Derta Wahyulin Rohidin menyerahkan hadiah dan piala kepada pemenang lomba busana RA Kartini di Balai Raya Semarak Bengkulu, Rabu (24/04).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress– Ketua Tim Penggerak, Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Bengkulu, Derta Wahyulin Rohidin mengatakan, hari Kartini merupakan hari sakral bagi kaum perempuan. Sebab, kisah perjuangan Kartini menjadi salah satu pemantik kebangkitan kaum perempuan Indonesia, khususnya di kesetaraan dalam sektor pendidikan.



“Perempuan harus terdidik, perempuan harus pintar, kerena ia akan menjadi guru bagi setiap anak dan garda terdepan dalam membentuk karakter seorang anak,” ujar Derta dalam sambutan pada peringatan Hari Kartini, di Balai Raya Semarak Bengkulu, kemarin (24/04).

Dikatakannya, perempuan memegang peranan strategis dalam membentuk generasi muda Indonesia yang tangguh. Perempuan harus ikut andil dan memberi kontribusi di sektor-sektor strategis. Baik pendidikan, sosial, ekonomi, pokitik dan pemerintahan serta di industri digital yang belakangan ini cukup potensial.

“Tidak hanya dari sosok Kartini, kita juga bisa meneladani perjuangan Fatmawati dalam memberikan kontribusi nyata dalam kebangkitan nasional,” tambahnya.

Derta menegaskan, perempuan memang menjadi ujung tanduk pembentukan karakter bangsa. Sehingga perempuan harus meningkatkan kompetensi dalam memberikan kontribusi kemajuan daerah.  “Kemajuan daerah itu juga diikur dari peran serta perempuan. Untuk itu, perempuan harus mengambil bagian dalam memajuan daerah,” tegas Derta.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Nopian Andusti SE MT mengatakan, momentum hari Kartini mengingatkan perjuangankan emansipasi perempuan. Sehingga perempuan bisa setara dan ikut andil dalam pembangunan dan kemajuan bersama. “Alhamdulillah saat ini peran perempuan di daerah maupun pusat sangat diapresiasi pemerintah, dengan memberikan ruang untuk berkreasi dan turut andil dalam membangun negeri,” ujar Nopian.

Kebijakan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, lanjut Nopian, sangat mendukung emansipasi perempuan, dengan menempatkan perempuan untuk memimpin instansi strategis. “Tataran jabatan tertinggi pada eselon II Pemprov Bengkulu 30 persen sudah diisi oleh perempuan, ini bentuk apresiasi Gubernur terhadap perempuan,” pungkasnya.
Dalam peringatan hari Kartini di Balai Raya Semarak Bengkulu ini juga dilakukan lomba penampilan busana Kartini. Semua peserta dari berbagai kalangan, mempercantik diri untuk bisa menyerupai sosok dan penampilan seorang Kartini. (151)