Perekonomian Bengkulu Tumbuh dengan Positif

Bengkulu, bengkuluekspress.com -Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Bengkulu, kembali merilis Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional (KEKR) triwulan ke IV tahun 2018. Hasilnya, kinerja perekonomian Provinsi Bengkulu triwulan IV mampu tumbuh positif meski tidak setinggi pertumbuhan triwulan sebelumnya, yaitu sebesar 4,76% (yoy) dari 4,99% (yoy) pada triwulan III 2018.

Dari sisi permintaan, pertumbuhan ekonomi pada triwulan laporan ditopang membaiknya kinerja seluruh komponen sisi permintaan, kecuali konsumsi rumah tangga yang tercatat menurun. Dari sisi sektoral, pertumbuhan didorong oleh kenaikan produktivitas pada sektor-sektor utama, seperti sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan serta sektor Pertambangan dan Penggalian.

Asisten Direktur Kepala BI Kantor Perwakilan Provinsi Bengkulu, Christin R. Sidabutar mengatakan, ekonomi Bengkulu pada 2018 mampu tumbuh sebesar 4,99%, sedikit meningkat dibandingkan pertumbuhan tahun 2017 sebesar 4,98%.

“Pertumbuhan ekonomi tersebut sesuai dengan perkiraan Bank Indonesia dimana ekonomi Bengkulu pada tahun 2018 diproyeksikan tumbuh di kisaran 4,87%-5,07%. Meningkatnya pertumbuhan ekonomi di 2018 ini didorong oleh stimulus fiskal Pemerintah yang lebih baik dibandingkan tahun 2017,” jelasnya.

Memasuki triwulan I, 2019, ekonomi Provinsi Bengkulu diperkirakan tumbuh lebih tinggi yang didorong kinerja ekspor. Perkembangan ekonomi terkini mengindikasikan bahwa perekonomian Bengkulu mengalami peningkatan, yaitu tumbuh kisaran 4,81-5,01%.

Disisi penawaran, meningkatnya pertumbuhan ekonomi diperkirakan bersumber dari sektor pertambangan dan penggalian, industri pengolahan serta sektor perdagangan.

Perekonomian Bengkulu pada triwulan II 2019 diperkirakan tumbuh pada kisaran 5,0 – 5,2% dengan tren meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya dengan didorong kenaikan konsumsi rumah tangga sebagai dampak pemilu, perayaan Idul Fitri dan persiapan tahun ajaran baru.

“Bank Indonesia optimis bahwa perekonomian Bengkulu tahun 2019 akan tumbuh lebih baik dibandingkan 2018,” tambah christin.

Perkiraan laju inflasi Bengkulu pada akhir tahun 2019 ini, diperkirakan relatif terkendali berada pada sasaran inflasi nasional 3,5±1%. Untuk triwulan II 2019, inflasi kelompok Bahan Makanan diperkirakan meningkat seiring kenaikan ekspektasi konsumsi pada periode Ramadhan dan Idul Fitri. (kkj)