Perebutan Ketua Komisi, Sengit

Foto Ist

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Anggota DPRD Kota Bengkulu mulai melakukan lobi-lobi untuk memperebutkan Kursi Ketua Komisi. Saat ini muncul 7 nama yang disiapkan untuk menduduki jabatan tersebut, yakni Teuku Zulkarnain (PAN) dan H. Aryiono Gumay (PPP) digadang gadang bersaing jadi ketua Komisi I.

Lalu, Indra Sukma (PAN) dan Bambang (Hanura) bersaing jadi ketua Komisi II, dan terakhir Mardensi (Golkar) dan Fatma (Gerindra) serta Baidari (Nasdem) yang bakal bersaing di Komisi III.
Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Bengkulu, Kusmito Gunawan SH MH menerangkan pihaknya sudah melakukan komunikasi secara intens terhadap anggota dewan lainnya untuk mendapatkan dukungan salah satu kadernya menduduki ketua komisi.

“Situasi itu masih bergerak dinamis, ini tugas kami fraksi menjaga, siapa tahu kandidat lain melakukan strategi yang di luar dari perhitungan kita. Sejauh ini posisi kita cukup aman,” kata Kusmito, kemarin (23/9).

Diungkapkannya, dari lobi-lobi itu pihaknya mendapatkan dukungan suara dari Fraksi Gerindra, PKS, PKB, Hanura dan Nasdem. “Dari dukungan itu kita asumsikan sekitar 7 suara, dan kecil kemungkinan untuk draw,” tegasnya.

Untuk diketahui, masing-masing komisi memiliki bidang dan mitra kerja yang berbeda, seperti komisi I tentang tata kelola pemerintahan, komisi II tentang infrastruktur, dan komisi III tentang pendidikan dan kesehatan.

Adapun jumlah anggota perkomisi yakni komisi I sebanyak 11 orang, komisi II sebanyak 11 orang, dan komisi III sebanyak 10 orang. Adapun mekanisme pemilihan ketua ini adalah masing-masing fraksi membagi terlebih dahulu anggota fraksinya di setiap komisi, kemudian dari anggota komisi sementara itu barulah menentukan siapa yang akan ditunjuk sebagai ketua melalui votting.

Sementara itu, Ketua Fraksi Hanura, Sudisman SSos mengatakan bahwa pihaknya juga sudah melobi beberapa suara untuk memenangkan Bambang sebagai Ketua Komisi II yang bersaing dengan Indra Sukma. “Pendekatan sudah kita lakukan baik secara kepartaian maupun secara pribadi, tinggal tunggu hari H saja,” ucap Sudisman.

Rencananya, pemilihan ketua komisi ini akan dimulai Kamis 26 September mendatang melalui rapat internal, karena saat ini masih menunggu setiap fraksi memasukkan nama-nama anggotanya per komisi. “Insya Allah Kamis dan Jumat itu proses pemilihannya, kemudian hari Senin berikutnya baru di paripurnakan,” imbuhnya. (805)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*