Percepat Sekda Definitif

BENGKULU, BE – Pasca ditetapkanya Walikota Bengkulu Helmi Hasan dan Wakil Walikota  Ir. Patriana Sosialinda, sebagai tersangka dugaan korupsi dana Bantuan Sosial, tampuk kepemimpinan dikhawatirkan bakal kosong.  Terlebih saat ini  posisi Sekretaris Kota Bengkulu juga dijabat seorang  pelaksana tugas.  Terkait inilah, Pemerintah Kota Bengkulu akan mempercepat Pendefinitifan  Sekretaris Kota Bengkulu.   Namun menurut Kabag Humas Pemkot, Salahuddin Yahya, hal ini dilakukan bukan karena kasus hukum yang dihadapi Walikota dan Wawali.

“Penyegeraan pendefenitifan ini tidak ada kaitanya dengan  proses hukum yang tiba-tiba  menyentak,” tegas Salahudin Yahya, baru-baru ini.

Pendefenitifan Sekkot itu,  kata Salahuddin, harus mengacu pada UU tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), dan berdasarkan hasil konsultasi ke Kementerian Dalam Negeri, maka pendefenitifan Sekkot harus melalui proses lelang.

“Tidak ada langkah lagi kecuali proses lelang,” cetus pria yang akrab disapa Daeng itu.

Seraya menambahkan, sebelum gonjang ganjing ASN itu, pemerintah kota telah mengusulkan  tiga nama  ke Kemendagri.

Hanya saja, terang Daeng untuk melakukan  proses lelang itu  harus terlebih dahulu  dibentuknya panitia lelang, yang harus melalui  seleksi panitia,  dan untuk melaksanakan itu Pemerintah kota masih terkendala dengan pengalokasian anggaran.

“Kalau tim sel dibentuk, anggaran harus ada. Nah apakah dana itu akan  menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja  Daerah Perubahan (APBD) atau  mendahului anggaran belum jelas, ” katanya. (247)